9 Eternity || SEGERA TERBIT

9 Eternity || SEGERA TERBIT

  • WpView
    Reads 12,920
  • WpVote
    Votes 200
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureComplete Mon, Sep 29, 2025
"Dan bodohnya gue jatuh cinta sama orang yang udah mau mati." ••• Hazel tanaya.... Gadis cantik berwajah pucat. Cerdik, namun picik. Memanfaatkan seorang demi mendapatkan kekuasaan dalam dirinya, dengan cara apapun. Tapi... Bagaimana jika dia melakukan itu dikarenakan terhalang akan suatu hal, yaitu ajal. Yang siapapun tak akan bisa menyeka. Dapat dilihat Dari bagaimana senyum tulus itu selalu terpancar walaupun penyakit mematikan terus bersarang didalam tubuhnya. Secarik kertas yang mewarnai sisa kehidupan Hazel, kertas berisikan keinginan aneh sebelum takdir menyapanya. Lantas keinginan aneh seperti apa? Dan apakah prediksi dokter tepat akan kematiannya? Terimakasih untuk Sadewa abhiyama.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Diary Zofanya
  • ALEAGAS [END]
  • ANANDITASWARA [TERBIT]
  • ZEYA
  • You Are Mine [Terbit]
  • ADARA [End]
  • Let Me Love You Longer
  • Mengulang Waktu
  • AYARA [END]
  • Sebuah Rasa

Setidaknya aku ingin merasa kali ini jiwaku hidup. Aku selalu menunggu sinar bulan untuk menerangi kegelapan malam ku. Aku selalu menunggu mentari datang menyapa menyambut pagi ku. Tapi sayangnya, semua itu tak pernah lagi kurasakan. Setiap hembusan nafasku, rasanya selalu mencekik di pangkal tenggorokan ku. Seolah-olah dunia memang tidak menginginkan aku untuk ada. Aku benci keadaan ini. Aku lelah. Tapi aku tak bisa menyerah untuk saat ini. "Bisakah kamu hadir hanya untuk menyembuhkan luka ini sekejap saja? aku sakit Ga" aku menekuk lutut di sudut kamar dengan air mata yang tak berhenti jatuh membasahi pipi putihnya. Jemarinya kuat mengepal, merefleksikan bahwa ia sedang sangat ketakutan. Kusematkan namamu dalam hatiku. Sejauh apapun dirimu saat ini, aku akan selalu membawamu mengabadi. Argio Devanandra. Dalam relung hatiku, aku katakan aku mencintaimu. Dari masa lalumu Zofanya Anggia Putri

More details
WpActionLinkContent Guidelines