Story cover for DUNIA VIRTUAL  by NA-Putrisa
DUNIA VIRTUAL
  • WpView
    Reads 400
  • WpVote
    Votes 175
  • WpPart
    Parts 16
  • WpView
    Reads 400
  • WpVote
    Votes 175
  • WpPart
    Parts 16
Ongoing, First published Oct 26, 2022
Tepatnya pada pertengahan tahun 2020, sejak covid-19 lagi marak-maraknya. sehingga pemerintah menyarankan untuk social distancing, dan aku banyak menghabiskan waktu di kostan. karena di Landa rasa bosan dan ada larangan keluar alias lock down, akhirnya aku melancarkan aksiku di dunia virtual. 

Perjalanan virtual mengubahku yang sebelumnya merasa tidak memiliki bakat, sampai akhirnya menjadi seorang penyiar di salah satu platform online dan di kagumi oleh sebagian orang.

Dunia virtual yang aku kira menyenangkan dan dapat melupakan sejenak penat di dunia nyata. Justru membuatku terjebak  dalam drama setiap harinya. Penasaran bagaimana kisahnya? pantengin terus ya...
All Rights Reserved
Sign up to add DUNIA VIRTUAL to your library and receive updates
or
#659bahasaindonesia
Content Guidelines
You may also like
Diary Corona by EvanHavillah20
4 parts Complete Mature
Selamat rebahan, duduk-duduk, dan jongkok di WC para pembaca onlen sekalian. Beribu salam gue share ke kalian. Gue, Evan, menulis cerita atau diary ini bertujuan untuk menemani kegalauan, kegelisahan, gundah gulana kalian di masa-masa pandemi ini. Gue yakin, selama pandemi ini banyak yang nggak terima dengan keadaan sekarang ini. Malam mingguan dibatasi dengan waktu karena pagar gang kampung dan kompleks sekarang ada timernya, mau tau pacar lagi cemberut atau senyum jadi nggak tampak gara² diselimuti masker, dan masalah-masalah lain yang sangat terasa disekitar kita. Gue buka twitter sebelum ada covid isinya adu domba politik, agama, dan lain-lain. Twitter sekarang dipenuhi trending topic K-Pop dan hastag-hastag penuh gairah, seperti #crot. Gila orang zaman sekarang, bukannya tobat biar kalo kena covid nggak masuk neraka kedaleman malah bikin hastag yang menggiurkan anak Adam ini. Timeline twitter gue sekarang isinya pada galau semua. Terutama anak kuliahan yang pacaran sama temen kuliahnya. Kebanyakan mereka sekarang jadi LDR, imbasnya mereka melampiaskan keresahaan dan kesepian melalui tweet. Gue yang nggak mau tweet gue kosong jadi ikut sok-sok galau pake kata-kata puitis. Gue baca lagi, gue sadari itu salah satu hal terjijik yang pernah gue alami. Di story ini gue mau ceritain hal-hal yang merangkul kegelisahan gue selama dan sebelum pandemi ini. Dan bisa aja cerita gue sama dengan apa yang kalian alami, jadi cerita ini sedikit mengobati perasaan galau kalian. Karna gue tau, diem di rumah doang emang bikin bosan sampai urat nadi. Tapi apa salahnya jika kita menciptakan kesenangan dalam rumah. Dengan Segala Hormat Evan Simatucolang (siang malam tunggu covid ilang)
You may also like
Slide 1 of 10
BLUE || Before Loving U, E [END] cover
Where are You? - [ END ]✔️ cover
Virtual Relationship [End] cover
Eleanor Athala [END] cover
Texting (Republish) ✔ cover
Hidup cover
TROUBLE MAKER (OPEN PO) cover
Nineteen-19 [COMPLETED] cover
Diary Corona cover
JUST VIRTUAL (END) TERBIT cover

BLUE || Before Loving U, E [END]

41 parts Complete

❝Sama halnya dengan garis dan titik, kamu adalah garis di mana aku harus membuat banyak titik untuk dapat menggapaimu❞ Hidup dalam roleplayer, sosial media yang membuat penggunanya terlalu berandai. Berawal dari menjilat ludah sendiri, Yasmin akhirnya mendapat karmanya. Gadis kesepian yang memanfaatkan dunia virtual demi warna hidupnya. Sampai sebuah pesan perkenalan dari seorang lelaki, merubah segala kehidupannya. Jatuh cinta. Tersenyum sendiri, bahkan sempat lupa apa itu keluarga. Sampai dirinya benar-benar sadar lelaki virtual itu begitu sulit digapainya. Rasanya tak akan sampai, bukan masalah jarak, tetapi perasaan yang tak dapat dipastikan. Akankah Yasmin menerima semuanya? Atau Tuhan malah membantu mendapatkan lelaki virtualnya? Atau jarak antara keduanya didekatkan? Start : 29 Agustus 2020 Finish : 24 Agustus 2021 ^Selamat menikmati sajian cerita yang biasa-biasa saja yang ditulis oleh author yang biasa-biasa saja. Vote tidak vote, tetap thank you. Vanilla Latte ^•^