jalan hidup

jalan hidup

  • WpView
    GELESEN 1
  • WpVote
    Stimmen 0
  • WpPart
    Teile 1
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Sa., Nov. 5, 2022
sebuah anak yg harus memilih jalan hidup nya sendiri tanpa bantuan atau hadirnya sosok ibu atau pun ayah nya "Tuhan tolong beri aku jalan, aku lelah". Ucap seorang anak yg memakai baju putih biru nya " hallo Assalamu'alaikum budhe?, ada apa? "Tanya navila dengan sedikit rasa takut nya " kamu mau gimana hah?, kalo kamu mau sekolah mu lancar kamu itu harus nurut sama budhe "Suara seorang wanita paruh baya dengan nada sedikit meninggi . . . " Tuhan apakah ini sudah takdir ila untuk putus sekolah?, jika memang ini sudah takdir nya InsyaAllah ila ihklas "Ucapan ila dengan meneteskan kan ari mata nya
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Padam Nelangsa
  • Interweave
  • Regards, Natashira (END)
  • Kisah Yang Tak Berakhir
  • LIKE A FOOL
  • "Biarlah: Sebuah Kisah Tentang Sunyi dan Luka"
  • SELESAI (Say Goodbye)
  • REGATHAN [END]
  • ARIANA ( Lengkap )

[CERITA DIPRIVATE, FOLLOW DULU SEBELUM BISA BACA LENGKAP!] Bilwa, Gumaira Bilwani, Anak sekolah sekaligus anak seorang pelacur yang harus berjuang mencari pertolongan dari kakak satu-satunya yang berhasil melarikan diri agar terhindar dari bisnis prostitusi orangtuanya. Ia tidak ingin kehormatannya direnggut dan masa depannya hancur akibat ketamakan orangtua yang tega menghalalkan segala cara demi gemerlap dunia. Namun, bagaimana bila pertolongan bukan datang dari sang Kakak melainkan dari guru mengajinya yang menjodohkan Bilwa dengan sang putra, Sagara Senoditama, demi menyelamatkan marwah gadis itu? UPDATE SETIAP KAMIS ✨✨✨✨ "Kalian benar-benar orangtua biadab!" Ucapan dari belakang membuat ketiganya terkejut. "Saya tebus balik, Bilwani!" Ucapnya lagi dengan lantang. "Umi...?" "Dengan syarat, Setelah itu, Bapak bersedia menikahkan Bilwani dengan putra saya." ✨✨✨✨✨ "Saya nerima pernikahan ini bukan karena apa-apa selain Umi," Tambah Saga saat mereka melangkah kembali ke meja Umi Jana. Lalu mengapa Umi Jana mengatakan yang sebaliknya tentang pria itu? "Dan pilihanmu keliru buat jadiin Umi umpan kelicikanmu itu," Tambahnya tanpa melihat ke arah Bilwa. "Mungkin Umi bakal nerima, tapi saya enggak, nggak akan pernah." "Jadi... tugasmu cuma mikir sekali lagi," Ucap Saga menggantungkan kalimatnya. "Apa tetep mau lanjutin perjodohan ini kalau saya tawarkan kamu kehidupan rumah tangga rasa neraka?" •••••••••• 🥇🥇🥇 #1 Teenlit (3 Oct 2025)

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien