BETTER DAYS

BETTER DAYS

  • WpView
    Reads 356
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 17, 2023
"Ngapain sih tuh anak." gumam pelan Aera. "Cowok lo?" tanya Agam. "Ehh, iya cowok gue biasa lagi mantau gue genit atau nggak selama di kelas." jawab Aera. Dengan cepat Agam memegang tangan Aera lalu spontan Aera dan Zidan yang melihat dari pintu sama-sama melotot melihat aksi Agam itu. "Heh lo ngapain?" tanya sontak Aera. "Biar dia kepanasan." jawab santai Agam.
All Rights Reserved
#124
playingvictim
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MY ADORABLE NEIGHBOR
  • Rindu
  • Jejak Yang Tak Terhapus (Mark Lee)
  • RIAREZ : dendam dalam cinta (END)
  • Anak Kecil Ngomongin Cinta?
  • AKSENIO
  • Bad Girl VS Bad Boy {END}
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • Zona De Amigos
  • MY M3SUMM Boyfriend (COMPLETE)

Apa jadinya jika ruang gelap yang dingin dihadapi oleh benda berkilau yang hangat? pasti menakjubkan. Gadis kecil yang awalnya ogah-ogahan pindah rumah sampai tantrum berkali-kali tetapi berubah pikiran dalam waktu beberapa hari. Lira kecil menemukan hal menarik yang membuat dirinya ingin menetap, alasannya Narendra Ezra Putra. Bocah laki-laki sebrang rumahnya yang tidak pandai bersosialisai namun sangat menawan, Lira sampai jatuh hati loh. Beranjak dewasa tidak banyak mengubah sikap Aren, tetapi hubungan dan ikatan mereka tidak bisa disepelekan. Seperti saat di sekolah menengah atas. "Lira Lira!" seorang pria dengan wajah memar dan baju kusut berjongkok dihadapan Lira yang sedang berpangku tangan, dia menatap heran. "Si Narendra itu monster, engga pandai berteman dan sekarang mau jadi preman." Nada adu domba yang pekat. Lira tersenyum lebar, matanya membentuk bulan sabit, "Benarkah?" kepalanya menoleh ke arah pintu kelas, dia menghampiri laki-laki yang berdiri tegak ditengah pintu, lalu "Hebat! Aren mulai berubah perlahan." Matanya berbinar sambil mengusap rambut Aren bangga. Satu kelas ternganga, adegan macam apa ini? Orang adu jotos malah diapresiasi, arena tinju, kah? Lira mungkin lahir dengan segudang dukungan dan cinta kasih di sekelilingnya, dia tidak akan redup hanya karena satu orang meninggalkannya. Namun, Narendra bisa kehilangan cahayanya jika Lira tidak lagi memedulikannya. #1ceritapendek (25/6/26) 22 Januari 2025💐 Cover by pinterest Edit by canva

More details
WpActionLinkContent Guidelines