Jogja In The Rain

Jogja In The Rain

  • WpView
    Reads 81
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 16, 2025
"Lagi?" Kaluna tersenyum kecil saat menerima buket lily putih dari Mahen. Mahen hanya menatapnya dengan lembut, seakan senyum itu cukup untuk menjawab segalanya. Kaluna menghirup aroma bunga itu, seperti biasa-seolah waktu akan terus mengulang momen ini. Namun, tidak untuk hari ini. 🌧️🌧️🌧️🌧️🌧️ Kaluna berdiri di hadapan gundukan tanah merah. Bunga-bunga segar masih tergeletak di atasnya, perlahan basah terkena embun sore. Orang-orang mulai pergi, menyisakan dirinya bersama bunda Mahen. Dengan suara serak dan tatapan penuh duka, sang bunda menyerahkan buket lily putih yang sudah layu. "Ini dari Mahen... dia titip ke bunda, buat kamu." Kaluna meraih bunga itu, air matanya pecah. "Bahkan setelah kamu nggak ada di dunia ini, kamu masih kasih aku bunga, Hen..." Langit pun ikut menangis. Rintik hujan turun, menyatu dengan tangis Kaluna dan tanah merah yang kini menjadi rumah terakhir cintanya. 🌧️🌧️🌧️🌧️🌧️ HALO GUYS, SEMOGA KALIAN SUKA SAMA CERITA INI YAAAA SELAMAT MEMBACA...
All Rights Reserved
#19
kaluna
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Raina
  • KRISANTARA
  • Repair [Completed]
  • Pelangi untuk Hujan(on going)
  • Segelap Malam (END)
  • AKSAFA (End)
  • Romansa Tuan Sastra | Lee Heeseung ✓
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • Ayana [Completed] ✅
  • Bagaimana hari ini? (END)
Raina

Sebelum ke cerita aku mau sedikit ngasih tau kalau cerita ini terinspirasi dari lagu akhir tak bahagia, dan karakter pria yang ada dalam cerita ini pun terinspirasi dari seseorang yang pernah hadir dalam hidup aku, tapi bukan berarti cerita ini kisah nyata ya... Aku hanya menggambarkan karakter pria tersebut dalam cerita ini. Hai Nama aku Raina Azzura Aprilani Ya aku lahir bulan april dan aku lahir saat hujan makanya mamah aku namain Raina panggilannya Rain, tapi aku sangat membenci hujan karena suatu alasan. Benci ga selamanya harus benci kan? Ada seseorang yang mampu merubah cara pandang aku terhadap hujan mengajari aku bagaimana kita harus melihat dari sisi lain, sama seperti hujan yang ga selamanya datang dia pun ga selamanya hadir menemani hari-hari ku yang tak terlalu indah. Seseorang akan hadir dan pergi tanpa kita tahu, sebab itu kita tidak bisa menjadikan seseorang menjadi rumah untuk pulang karena disaat orang itu pergi lantas kemana kita harus berteduh? Namun boleh tidak aku sedikit egois menginginkan orang yang bisa memahamiku, menjadi tempat cerita hal random dan masalah aku terus singgah dan bertahan di hidup aku untuk selamanya, jujur aku sudah lelah kehilangan. Aku hanya ingin seseorang hadir untuk menjadi obat terbaik dalam sakitnya aku menjalani hidup. ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Aku Minta Tolong Jangan Baca Cerita Ini Dulu Ya. Karena cerita ini bener-bener aku ubah ceritanya, kalau kalian baca aku takut kalian salah paham dan ga ngerti alurnya kemana... cerita sebelumnya bakal aku hapus, untuk kalian yang udah pernah baca cerita ini aku minta maaf banget ya, karena jujur aku ga ngerti lagi alurnya mau kemana... aku harap di cerita aku yang baru ini ga akan aku ganti lagi, yang pastinya aku harap kalian suka dan bisa mengerti maksud dalam cerita ini. Terimakasih😁💫

More details
WpActionLinkContent Guidelines