"Kak Bima?" tanyaku pada saudara kembarku, aku menatapnya lama sambil memegang sebelah tangannya.
"Aku harus pergi Milky, demi masa depanku..... dan kamu" mata kami bertemu kemudian dia mengalihkan pandangannya lagi.
"Aku tau, kakak bakal nunggu aku kan?" genggamanku semakin erat, Kak Bima tersenyum "pasti!" katanya kemudian memelukku dan kemudian melangkah menuju masa depannya.... dan masa depanku.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang