We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Broken Home

Broken Home

  • WpView
    Reads 224
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 15, 2015
WpInfo
Non-Fiction
"Aku, lebih menyukai hidup ku yang lama, dibanding hidup ku yang baru. Aku, lebih menyukai hidup dengan kesusahan, tapi tetap dengan kedua orang tua ku, merasakan susahnya kehidupan bersama mereka, dibanding, aku harus hidup dengan kemewahan, tapi aku 'tidak bisa' merasakan kebersamaan dengan kedua orang tua ku 'lagi'. Aku, selalu bisa terlihat kuat dihadapan teman-teman ku, dan seakan-akan tidak ada perasaan dan pikiran yang aku alami di hidup ku. Tapi, aku, 'tidak bisa' terlihat kuat saat aku sendirian, dengan perasaan dan pikiran yang aku alami dalam kesepian. inilah hidupku, hidup dengan perbedaan dengan hidup yang lama. inilah hidup ku, dengan prinsip 'Broken Home' yang aku rasakan dan aku jalankan di hidup ku. This is My Life~" -Fanisha Angelica-
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALONE [END]
  • Kamu Yang Terindah ( ORINE ) -END
  • Luka Yang Kucintai
  • Bumi Ranah Sagara ~Tamat~
  • Aricela Sheren Akusara
  • sebenci itu??

"Sendiri... Itu lah kehidupan ku. Hanya kesepian yang menemaniku. Tidak ada seseorang yang terkait dalam hidup ku. Dan aku sudah biasa seperti itu." Orang tua ku? Ya, mereka ada. Namun, tidak selalu ada bagiku. Teman? Aku punya teman. Tapi tidak ada yang tertarik untuk masuk ke hidup ku. Suatu kebahagiaan hanya sekejap di hidupku. Hingga pada akhirnya, kegelapan kembali menyelimuti.

More details
WpActionLinkContent Guidelines