Story cover for (Moved to Karyakarsa) Navanea, 300 Years After by diky_erawan
(Moved to Karyakarsa) Navanea, 300 Years After
  • WpView
    Reads 190
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 24
  • WpView
    Reads 190
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 24
Complete, First published Oct 28, 2022
(From author of Another World Chronicles & Utusan Kristal Suci). 

Tiga ratus tahun berlalu setelah pertempuran di seluruh Navanea terjadi. Umat manusia yang kalah hanya menjadi budak dan diperlakukan semena-mena oleh bangsa elf, iblis, malaikat, dan lainnya.

John Tirto, manusia setengah dewa yang disebut ras Timeline Keepers, memanfaatkan situasi ini untuk mengambil alih kekuasaan di Navanea. Dia berhasil memperdaya umat manusia dan membuka gerbang dimensi, untuk memanggil raksasa bernama Hyperion dan monster ke seluruh dunia tersebut.

Siapa sangka, dia justru memanggil jiwa Diky Ernawan dan Dimas Santoso, dua Utusan Kristal Suci dari Eoggavar, setelah meninggal puluhan tahun silam. Mereka harus bekerja sama untuk menguak misteri Navanea beserta tujuannya dipanggil ke dunia itu.
Public Domain
Sign up to add (Moved to Karyakarsa) Navanea, 300 Years After to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
DESCENDANTS OF SEVENTEEN (a story can't never tell) by alfariks
4 parts Ongoing Mature
Tujuh puluh tahun yang lalu, dunia seperti yang dikenal manusia hancur seketika. Sebuah meteorit raksasa menghantam bumi pada tahun 2017, menelan lebih dari setengah populasi manusia dalam kobaran api dan kehancuran. Namun, dari reruntuhan itu, lahir sesuatu yang tak terduga-tujuh batu kristal sakti yang menyimpan kekuatan di luar nalar manusia. Bersamaan dengan munculnya batu-batu misterius itu, dunia yang selama ini tersembunyi mulai memperlihatkan dirinya. Ras-ras lain seperti Ligeria, Arzi, dan Farman, yang selama ini bersembunyi di balik realitas manusia, akhirnya muncul ke permukaan. Namun, pertemuan ini bukannya membawa kedamaian, melainkan awal dari perang yang lebih besar. Farman, ras yang paling ambisius, mulai menaklukkan dunia dengan cara kejam, memperbudak ras lain, dan merebut wilayah yang bukan milik mereka. Di tengah peperangan yang berkecamuk, Raja William Thinkler dari kaum Arzi berusaha menjadi perisai terakhir bagi perdamaian. Namun, takdir berkata lain-ia gugur di medan perang, meninggalkan sumpah yang akan menggema sepanjang zaman. "Hari ini bukanlah akhir, hanya bayangan dari fajar yang belum nyata..." "Saat kelam merangkak mundur, tertimpa cahaya senja yang enggan padam." "Dimana Pantang menyerah masih akan berdiri, di atas ragawi dosa dosa." "Sebilah besi akan terangkat tanpa amarah, dan dari gemuruh pertempuran, suara kedamaian pun terlahirkan." Sebuah janji tertinggal di antara kehancuran, sebuah harapan yang menunggu untuk ditepati. Perang ini bukanlah akhir, melainkan awal dari kisah yang lebih besar-sebuah perjalanan yang akan menentukan nasib dunia yang baru.
You may also like
Slide 1 of 8
Changing Antagonis (END) cover
(Crazy) Another Dimension (End) cover
The Way to Protect the Lovable Son [COMPLETE] cover
RIFIORIRE cover
Mania  cover
Ciel to the past(blackbutler) END cover
DESCENDANTS OF SEVENTEEN (a story can't never tell) cover
The Guide of the Abyss | PoohPavel 🔞 END✅ cover

Changing Antagonis (END)

40 parts Complete

Letta adalah seorang gadis yang berusia 20 tahun. Membaca novel adalah hobinya. namun, bagaimana jika diusia yang masih begitu muda jiwa nya bertransmigrasi. Sulit di percaya bukan? Dan sialnya lagi dirinya terbangun di tubuh sang antagonis novel yang pernah di baca sebelum meninggalkan dunia nya. Elara daily callie seorang antagonis yang berusaha mengejar cinta pemeran utama, padahal dirinya sudah mempunyai suami yang sangat menyayangi nya. Mampukah letta mengubah alur dan menciptakan kebahagiaan untuk dunia barunya. "Aku menepati ucapan ku sayang, Walau maut memisahkan kita Aku akan tetap menemukan mu." Erland. "Terimakasih sudah mencintai ku." Letta. ------------- Note: dilarang mem plagiat cerita ini dan cerita ini murni pemikiran saya!. Terimakasih sudah membaca.