His black hoodie

His black hoodie

  • WpView
    LECTURAS 40
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadConcluida mié, nov 23, 2022
" aku mencintai mu Nala aku sungguh mengagumimu " aku terdiam mematung, tubuhku kaku jantungku berdegup kencang. jujur entah apa yang harus aku jawab. " Nala.. sejak pertama aku bertemu dengan mu" pria itu tertunduk di bawah lututku. " kamu adalah wanita yang selama ini ku cari" pria itu kini menyuguhkanku setangkai bunga mawar dan sebatang coklat manis. " astagaa Nala apa yang saat ini sedang terjadi, kenapa ini terasa indah sekali " gumamku dalam hati. " terduduk di taman dengan menikmati angin senja, dan...dan pria yang selama ini kau tulis di harianmu " aku semakin tak terbayang, harus apakah aku. kini pria itu menaruh bunga mawar itu di sisi tempat ku duduk. dan tiba tiba dia menggengam kedua tanganku. dan berkata " Nala aku pamit pergi, kau jangan mencariku lagi" pria itu tertunduk lelah aku tak berkata sepatah apapun, yang ku ketahui aku hanya terdiam mematung mataku berkaca-kaca telingaku panas. apa yang terjadi hari ini, katika senja mulai pergi mengapa ia pun ikut pergi?? ~Karnala Adinda Nissa~
Todos los derechos reservados
#23
karyailmiah
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • tumbal gadis perwan
  • Mencintaimu Dalam Diam     (On Going)
  • SELEPAS KAU PERGI (END)
  • Yang Tertinggal
  • Sekali Lagi (End)
  • Cerita Tanpa Akhir [Completed] (Proses Penerbitan)
  • Second Hearts
  • My Perfect BoyFriend
  • Maaf' (Revisi)
  • The Fate Of My Life (END)

mengungkap misteri yg berada di perkebunan cengkeh setelah di rasa sudah agak jauh dari lokasi tadi , serentak kami berdua menghentikan langkah kami , dan mencoba menarik napas yg tersenggal senggal " terus cantik ga tuh sosok yg gendal gendul Dit ?" " ihhh amit amit jabang babu . najis gue kalau di tampakin lagi , walau pun itu nya gendal gendul ,," seketika terdengar letusan tembakan ,, dan aku melihat ADit tersungkur ke tanah , aku berteriak memanggil nama nya , "Ditn ya allah.." " Ay kamu lari cepet , dengan suara parau ADit menyuruh ku tuk pergi " " cepat pergi, aku ga apa apa, kurasa ini tembakan bius saja " " engga Dit, kita harus pergi bersama bangun cepet, " " pergi ay sekarang " " tapi Dit " " dengerin aku kamu cari bantuan, kamu harus selamat Aisyah " " Ditn..... ADit bangunn ", sektika ADit pun tak sadarkan diri ,, "tunggu aku Dit, aku kan cari bantuan dulu ", dengan terpaksa aku meninggal kan dia yg terbaring ta sadarkan diri , aku berlari menuju ke arah perkebunan,,

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido