We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Nawasena

Nawasena

  • WpView
    Reads 52
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 8, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
"kurang ajar kamu Arsena." "Saya doakan kamu segera mati." "Saya menyesal telah melahirkan anak seperti kamu." Seperti itulah sarapan yang di santap oleh seorang Nawarda Arsena setiap harinya, baik di rumah maupun disekolah, semua sama saja. Sama-sama menyakitkan bagi Arsena. #nunobanoia #songlitnoia #nubarkeempatnoia #ayoberanibarengeunoia
All Rights Reserved
#1
nunobaeunoia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nabasthalassa
  • SACRIFIER | ONGOING and REVISION
  • LUKA KITA (TERBIT) ✅
  • ARSENIO (END)
  • ARKAN |END| Belum Revisi
  • dimana janji tersebut
  • Terluka
  • Hujan Yang Tak Pernah Reda (HIATUS)
  • FINARA

"Aku adalah laut saat senja yang banyak disukai orang namun tak banyak orang tau bahwa aku akan menghadapi malam yang gelap setelah senja datang"-Thalassa Swastamita "Dan aku adalah esok pagi yang akan memancarkan semangat kepada semua orang terutama kamu, aku adalah langit saat matahari terbit di pagi hari yang akan selalu menemani laut setelah ia terjebak dalam gelapnya malam, selalu ada harapan untuk esok pagi yang cerah"-Nabastala Aruniko --- Thalassa Swastamita, ia mahasiswi yang baru memasuki dunia perkuliahan, dengan aura positifnya semua orang menyukainya karena Thalassa itu menenangkan, damai dan tentram bagai deruan ombak lautan yang mampu menenangkan pikiran saat stress. Namun tak banyak orang yang tau, dibalik wajahnya yang selalu tersenyum, dibalik ia yang tenang bagai tak ada masalah nyatanya tak ada lautan yang tak punya rahasia di dalamnya, tak ada manusia yang tak punya masalah. Dia gadis yang tenang dengan sejuta lukanya. Ketika ia mulai mengagumi salah satu kakak tingkatnya yang lumayan famous dengan karakter yang selalu ceria kepada semua orang bagai waktu di pagi hari yang selalu semangat, hidupnya perlahan berubah. Thalassha lebih semangat lagi dalam menjalani hidupnya, ini semua berkat kakak tingkatnya itu. Nabastala Aruniko.

More details
WpActionLinkContent Guidelines