Friends With Benefits

Friends With Benefits

  • WpView
    Reads 83
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 10, 2024
Ditinggalkan dan meninggalkan. Dua kata itu bahkan tidak pernah terlintas di pikiran Becca. Ya, Becca Gracellyn Jessamine. Seorang gadis muda yang saat ini sudah berumur 15 tahun. Sampai akhirnya, Becca dihadapkan dengan situasi menyakitkan setiap harinya, hingga ia jatuh dalam fase kehilangan sahabat dan kekasihnya di masa sekolahnya. Hal itu jelas membuat Becca memiliki trauma berat di masa mudanya. Sejak saat itu, Becca tidak bisa percaya lagi dengan orang lain, ia juga memilih tidak berteman dengan siapa pun. Hingga akhirnya, saat ia ada di fase buruknya, seorang laki-laki bernama Mahen Diantary datang padanya dan mengubah ketidakpercayaannya pada dunia. Mahen datang padanya bukan hanya karena itu. Karena perasaan sakit dan bahagia yang dihadirkan Mahen, hal itu rupanya menjadikan Becca pengusaha muda di usia belianya dengan membentuk FWB (Friends With Benefits) dan membuat ia bertemu klien menyebalkan sekelas CEO Maximillan Group, Javiar Rich Maximillian. "Kenapa Tuhan menciptakan pria menyebalkan sekelas Javiar?" "Dia bisa ditukar tambah tidak, ya, Tuhan? Kalau bisa, tolong tukar aja sama pecel lele, gapapa ga pake nambah. Ikhlas."
All Rights Reserved
#106
fwb
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ASSALAMUALAIKUM ZAUJI
  • From Friends To Love ✔
  • Iqbaal & Dhea || END
  • Hidden Attack
  • CINTA TULUS CEO MUDA
  • Doctor Fall In Love (End)
  • Arsyilazka
  • Kukira Kau Rumah, Ternyata Hanya Tempat Singgah:)
  • Jah, Beauty Isn't Forever
  • Ex Girlfriend Or My Boyfriend (END)

Follow dulu sebelum baca!! . . Jangan jadi pembaca gelap! . . Berawal dari pertemuan tak sengaja di salah satu instansi perusahaan di Jawa Timur. Izzaana Shabirah Zalsabila, sering dipanggil Aca. Gadis manis yang memiliki sejuta keunikan dalam dirinya. Sedikit bicara, lebih menyukai sepi juga sendiri. Bahkan ketika libur kerja tiba, dia hanya bergulat di kasur kesayangannya. Bukan malas, memang tidak ada hal yang harus dikerjakan. Untuk sekedar keluar rumah pun harus mengumpulkan niat yang cukup. Harus berdandan, ganti baju, bahkan mengeluarkan sepedah dari garasi. Melelahkan sekali, bukan? Seketika kehidupannya berubah, sejak awal pertemuannya dengan lelaki yang dipuja banyak wanita. Siapa lagi dia kalau bukan Muhammad Abidzar Zayan ar-Raafiq. Lelaki tampan dengan sejuta pesonanya. Wibawanya, ketampanan parasnya, juga ketaatannya pada agama yang dianutnya. Hingga tak sedikit yang memanggilnya pak ustadz, Maa syaa Allah. "Gimana mbak produknya banyak yang jelek." "Nggak papa mas, namanya juga masih baru. Samean tenangno dulu hatine samean sama banyak-banyak shalawat biar produknya bagus, cacatnya dikit." "Tenang aku mbak kalo deket samean." Boommm.. malu kini yang dirasa. Jika saja Aca tidak memakai masker, terpampang jelas sudah wajah merah bak kepiting rebus itu. Lanjut?

More details
WpActionLinkContent Guidelines