"Kamu mungkin sudah tidur dengan banyak pria. Tapi aku pria paling subur diantara pria-pria yang sudah menidurimu. Aku yakin, anak itu milikku."
Nina Pranadipta, wanita berumur 24 tahun. Tidak percaya cinta dan pernikahan, karena kondisi rumah tangga orang tuanya yang dipenuhi pengkhianatan dan perselingkuhan.
Suatu malam, Nina tanpa sengaja menghabiskan malam panas bersama Frans Atmadja, seorang casanova yang juga merupakan CEO sementara di perusahaan tempat Nina bekerja. Malam itu, Frans mabuk dan menggoda Nina, hingga mereka pun melakukan cinta satu malam.
Frans memiliki pemikiran yang sama dengan Nina, tidak percaya cinta dan pernikahan. Frans sering melihat orang tuanya bertengkar, hingga membuatnya meragukan hubungan pernikahan walaupun atas dasar cinta.
Namun tanpa disangka, percintaan satu malam mereka membuahkan hasil. Dan tepat ketika Nina akan menggugurkan kandungannya. Frans datang, lalu mengajak Nina menjalani sebuah hubungan pernikahan tanpa cinta.
"Kita buat perjanjian pernikahan. Aku akan memenuhi semua kebutuhanmu dan anak kita sebagai suami dan ayah. Dan kamu juga harus melakukan tugasmu sebagai istri dan ibu. Walau tidak ada cinta diantara kita, tapi kita harus memberikan cinta yang berlimpah untuk anak ini."
Apa yang akan terjadi pada pernikahan Nina dan Frans? Bagaimana kalau mereka sepakat tidak ada kata cerai dalam pernikahan mereka, akankah mereka benar-benar menjalani pernikahan tanpa cinta selamanya?
Todos los derechos reservados