Mentari Senja - Cerpen

Mentari Senja - Cerpen

  • WpView
    Reads 523
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 10, 2015
WpInfo
Fiction
Romance
"Selama jantungku masih berdetak, selama darahku masih mengalir, selama nafasku masih berhembus, dan selama itulah aku akan terus mencintaimu Senja.." Nuno berucap lirih. Setelah itu Nuno mencium kening Vanilla dengan perasaan tak menentu hingga tanpa disadari setetes air mata jatuh di pipi keduanya. Hanya sebuah cerita yang menggambarkan tentang takdir Tuhan melewati sebuah senja.
All Rights Reserved
#23
vanilla
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SEBELUM KAMI BERPUTIH TULANG
  • SEMUA KARENA HUJAN [COMPLETED]
  • Sandikala (Senja Yang Hirap Dari Cakrawala)
  • Tak Seiman Cinta Dan Lukanya
  • Hujan
  • Girl Rain Haters
  • Semu
  • Seperti Langit Senja
  • My Cold Boy (Tamat)
  • #Tentang Menanti

"Subuh kali ini rasanya dingin sekali, ya." Kepada Irawan yang keteguhan hatinya sekeras batu karang. Kepada Mala yang suaranya setenang deburan ombak saat malam tiba. Kepada Senja yang senyumnya seindah pantulan sinar dari lautan lepas. Kepada laut yang membawa kami jauh sampai tak tersentuh. Setiap monolog yang terdengar jauh di dasar laut, yang tidak dapat diketahui keberadaannya, mereka mungkin telah berputih tulang, tetapi jiwa-jiwa itu akan selalu tumbuh dalam hati kami. Semoga tenang kalian bersama-Nya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines