Bukanlah Pernikahan Impian

Bukanlah Pernikahan Impian

  • WpView
    Reads 257
  • WpVote
    Votes 37
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 16, 2025
"Tidakkah kamu yang brengsek?" dia berkata lagi, "dengan memacari musuhku padahal kamu adalah milikku. Kamu yang brengsek dan sekarang aku akan membalas semua sikapmu padaku." Pertemuan Abella Shakila Halka, seorang wanita berusia 23 tahun dengan Evan Danish Rajata yang seorang pemimpin muda berusia 30 tahun di perusahaan milik pria itu membuatnya terjebak. Bella yang susah payah melupakan masa lalunya yang pahit akhirnya harus kembali menggali. Sudah jatuh tertimpa tangga, itulah yang Bella rasakan setelah bertemu kembali dengan Evan. Kesialan terus saja berdatangan dalam hidupnya mulai dari mendiang ayahnya yang ternyata memiliki hutang puluhan juta. Yang mengejutkan adalah ayahnya berhutang pada orangtua Evan. Evan memiliki solusi agar hutang itu lunas yaitu pernikahan. Namun bagi Bella, menikah dengan Evan bukanlah pernikahan impiannya. Tetapi Bella tidak bisa mengelak. Dia tidak punya uang. Bagaimana dengan kehidupan Bella selanjutnya? Apakah alasan Evan melakukan semua itu pada Bella hanya kebetulan semata? Sampul cerita dibuat di Canva. Gambar diambil dari Pixabay
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Love You But I'm Letting Go
  • SAH (Menikah Dengan Mantan)
  • Contract Marriage (End)
  • Om Sweet Om
  • Young Mother [COMPLETED]
  • Marchel And Zarra
  • Love In NOUBELLIA
  • Anagata (END) ✅
  • The Fault Wedding

"Niskala, ayo menikah. Pernikahan kontrak, gue bayar berapa pun yang lo mau, asal masih wajar." Niskala hampir tersedak kue. "Bukan, bukan sama gue. Sama om gue." *** Sandwich generation, diselingkuhi pacar, baru saja kehilangan pekerjaan, terancam kehilangan tempat tinggal dan tergiur sejumlah besar uang membuat Niskala menerima tawaran pernikahan kontrak selama setahun dengan Samudra. Omnya Segara yang umurnya tidak terpaut jauh dengannya. Sejak awal Samudra menegaskan, ia hanya butuh status menikah, bukan istri. Jadi mereka hanya perlu tinggal serumah tanpa perlu mencampuri urusan satu sama lain. Awalnya Niskala kira gampang, tapi kok ya lama-lama bikin sering makan hati juga. Apalagi Segara mulai sering ikut campur dalam pernikahan om dan tantenya. Yang tidak Niskala sadari, dia, Samudra dan Segara terikat oleh sebuah benang merah, bahkan sejak bertahun tahun sebelumnya. Ketika benang merah itu, dan juga perasaannya, semakin kusut dan hampir mustahil untuk diurai, haruskah dia meminta cerai sebelum waktu kontrak mereka habis?

More details
WpActionLinkContent Guidelines