MARRY A BADBOY [ONGOING]

MARRY A BADBOY [ONGOING]

  • WpView
    Reads 110
  • WpVote
    Votes 36
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 30, 2022
Alisya azahra denarta namanya, tidak ada yang tidak kenal dengan gadis muslimah berparas ayu satu ini, semua orang menyukainya. Tetapi semua juga ia tolak mentah-mentah, sampai para kaum adam hampir lelah mengejarnya kecuali cowo 'badboy' satu sekolah ini. Tak ada kata lelah dalam mengejar hati Alisya cowo itu pun mengejar Alisya karena ada hal yang ia sembunyikan dan mengharuskan untuk hidup bersama Alisya. "HAH?!, abi umi suruh Alisya nikah pas tamat SMA?!" seru Alisya kaget memegangi kepala pusing berat. Ali julian gernand, nggak usah di tanya lagi orang juga pada tau. Dia si cowo tampang badboy berperilaku naudzubillah bandel bukan main. Pintarnya juga nggak nanggung! Sekertaris OSIS sebenarnya Ali diangkat menjadi ketua OSIS tetapi karena perilaku yang keluar masuk BK setiap hari di turunkan menjadi sekertaris, banyak yang suka meski perilaku nya yang seperti itu. Ali awalnya acuh tak acuh dengan perempuan apalagi perempuan terjaga seperti Alisya tetapi sejak ia di jodohkan dengan Alisya, ia menjadi tertarik dengan satu alasan yang membuat cowo itu harus menikah dengan Alisya di usia muda. "Tolong terima lamaran gue, gue mau nyelamatin lo Alisya" kata Ali menatap Alisya dalam.
All Rights Reserved
#67
julian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Terhalang Jabatan
  • Keysha Kesayangan Ketua
  • Ketos Galak
  • al2:our basis 127[END]
  • Alesha (TERBIT)
  • [#ADWS1] BARA [SUDAH TERBIT]
  • OSIS OR OH SHIT?!
  • troublemaker VS ketos! ✔
  • Silent Boyfriend [SELESAI]
  • AULIANAYA [END]

Cerita ini kutulis sendiri, lahir dari hati, bukan hasil salin dan tempel. Tentang Alena, seorang anggota OSIS yang disiplin dan taat aturan, tidak pernah menyangka akan menyukai Aksa-murid yang sering terlambat, cuek, dan lebih suka duduk di bangku belakang. Meski bertolak belakang, ada sesuatu dalam diri Aksa yang menarik perhatiannya: kecerdasan tersembunyinya dalam matematika dan sikapnya yang tenang tapi penuh arti. Semakin lama, perasaan itu tumbuh, tapi Alena tahu ada batasan yang tidak boleh ia langgar. Sebagai anggota OSIS, ia harus memberi contoh yang baik dan menjunjung aturan sekolah, termasuk larangan menjalin hubungan asmara selama masa jabatan. Di sisi lain, Aksa tidak peduli dengan aturan. Baginya, perasaan tidak bisa diatur seperti tata tertib sekolah. Ketika Alena mencoba menolak perasaannya, Aksa hanya berkata, "Aku bakal nunggu. Sampai masa jabatan OSIS kamu selesai." Tapi bisakah perasaan mereka bertahan sampai saat itu tiba? Atau justru peraturan sekolah akan memisahkan mereka selamanya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines