Fragile

Fragile

  • WpView
    Leituras 1,284
  • WpVote
    Votos 72
  • WpPart
    Capítulos 6
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sáb, mai 9, 2015
"Jadi sebenernya, yang harus nya nyesel itu dia apa gue? Dia yang meninggalkan gue dan memilih yang baru atau gue yang lama menunggu dan ketika dia muncul, dia udah sama yang lain?" "Lah kenapa lo Val?" "Engga, temen gue ngetweet di twitter kaya gitu." "Ooh kasian juga temen lo" "Nyesek ya jadi dia, semoga kisah cinta gue ga sampe gitu-gitu amat" "Gue juga gamau Val kalo kisah cinta gue ribet sampe segitunya. Sebelum terlambat, apa gue harus nikahin lo sekarang ya?" "Apa deh, ngaco lo ah. Sana tuh nikahin si nenek lampir kesayangan lo" - percakapan Valen dan Deris -
Todos os Direitos Reservados
#30
fragile
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • Silent, Please! (Re-up)
  • Naughty Love (COMPLETED)
  • RAFIRA
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Empty | 00L NCT Dream
  • You're My Sunshine
  • DIKANESHA
  • My favorite person

Follow dulu sebelum baca! Naila yang sejak dulu selalu menerima hinaan dari Darel terpaksa harus menikah dengan pria itu akibat mereka kepergok warga sekitar tengah berbuat hal tidak senonoh di dalam mobil. Saat itu Naila terpaksa menerima tawaran Darel untuk menjadi jalang pribadinya demi sang Ibu. Pada akhirnya mereka memutuskan untuk menikah diam-diam, bahkan tanpa sepengetahuan orangtua Darel. Sampai suatu hari Darel tiba-tiba hilang ingatan. Apakah Naila akan memanfaatkan kesempatan ini untuk kabur dari kekangan Darel yang hanya menganggapnya sebagai pemuas nafsu saja? Atau justru memilih bertahan sembari membantu Darel mengingat kembali tentang pernikahan rahasia mereka. "Bayi ini anakmu, Nai?" -Darel- "Iya." -Naila- "Siapa ayahnya?" -Darel- "Kamu tidak perlu tahu!" -Naila-"Kenapa anakmu begitu mirip denganku? Oh, atau jangan-jangan dia adalah anak dari papaku? Cih, jadi sekarang kamu menggantikan ibumu menjadi simpanan papaku? Dasar tidak tau malu, ibu dan anak sama saja!" -Darel- "Bagaimana bisa kamu langsung menyimpulkan kalau anak ini adalah anak dari papamu? Hanya karena anak ini begitu mirip denganmu? Dasar gila!" -Naila- "Sudahlah, jangan mengelak lagi. Sudah pasti dia adikku, dasar murahan!" -Darel- "Terserah, capek ngomong sama batu. Tapi yang pasti, anak ini bukan anak dari papamu!" -Naila-

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo