When I Choose You

When I Choose You

  • WpView
    Reads 1,248
  • WpVote
    Votes 63
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 24, 2026
Aku tidak tahu kepada siapa hati ini membuka. Kemana perasaan yang ku takuti ini terus mengalir dan bermuara.Terkadang, hati berkata aku menginginkannya. Namun di saat yang sama aku juga takut akan kehadirannya. Sering kali, langkah tanpa ku kendali mengikuti sesosok hati. Jauh dekat tak terasa walau hanya rasa tak pasti. Dia, si pemilik mata indah yang selalu menatap dengan kasihnya. Si emosional yang entah bagaimana caranya selalu bertahan entah seberapa besar aku menguak emosinya. Degup jantung tak menentu saat ia di dekatku.Tolakan tanpa ragu berkumandang kendati tak ingin hadir menyapa diriku. Namun hati dengan ragu berkata rindu saat hadirnya tak mengunjungi pandanganku. Kamu. Sosok yang dengan lancang menghamburkan segala ketenangan. Sosok yang tak mampu ku bungkam dengan segala alasan. Sosok yang membuatku dengan penuh keraguan, menetapkan untuk menentukan. Kamu, kenapa kamu begitu rancu?
All Rights Reserved
#12
moqeel
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Remember?
  • Jejak Waktu [Complete]
  • DEVIAN [END]
  • My Friend and My Bestfriend
  • Kelas A [End]
  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • As Time Allows
  • Sosiologi Cinta (TAMAT)
  • Rahasia Rasa (COMPLETE)

•COMPLETED• Apakah kau ingat? Saat kau berkata kau mencintaiku? Aku mengingatnya. Aku ingat saat hatiku berdebar keras dan wajahku bersemu merah. Aku ingat saat kau tertawa. Aku ingat bahwa tawamu adalah hal terindah dalam hidupku. Tawamu, senyumanmu, wajahmu, suaramu, matamu, dan semua hal dari dirimu. Aku mencintai itu semua. Dan terutama. Aku mencintaimu. Dengan sepenuh hati kecilku. Tapi kenapa kau melakukannya? Kenapa kau meninggalkan aku? Apakah itu salahku? Apakah karena aku kau memilih untuk pergi? Jika benar, kumohon maafkan aku. Aku tidak bisa melakukan apapun. Kecuali mendekap seluruh kenangan tentang dirimu. Tapi ketahuilah, dimanapun kau berada, aku akan selalu mencintaimu. ••••• Ga pinter buat sinopsis yiha ;-; Mungkin agak aneh diawal, tapi semoga ntar nggak aneh lagi :) ••••• !WARNING! Cerita ini ditulis oleh anak berumur 13 tahun yang menyedihkan. Aku tidak menyarankan kalian untuk membaca ini, tapi aku akan berterimakasih atas waktu yang kalian luangkan untuk membaca ini.

More details
WpActionLinkContent Guidelines