Warna Merah Darah [Tamat]

Warna Merah Darah [Tamat]

  • WpView
    قراءات 241
  • WpVote
    تصويتات 14
  • WpPart
    فصول 24
WpMetadataReadمستمرّة
WpMetadataNoticeآخر تحديث: خميس, ديسـ ١, ٢٠٢٢
WpInfo
روائيّة
رعب
الوسومhorornanowrimo
Erina Hanungkani, seorang gadis yang terpaksa harus tinggal di rumah kerabatnya, karena jarak antara tempat kerja dan rumahnya yang jauh. Selama tinggal di rumah tersebut, keanehan demi keanehan dan kejadian demi kejadian, terus terjadi. Membuat Erin terganggu dan merasa diteror serta ditakuti. Sampai pada akhirnya, semua peristiwa yang menakutkan tersebut menuntunnya pada sebuah fakta tak terduga. Apa dan siapakah yang menggangguk Erin? Fakta apa yang berhasil ia temukan? Dan kejadian seperti apa yang dialami Erin?
جميع الحقوق محفوظة
#11
nanowrimo
WpChevronRight
انضم إلى أكبر مجتمع لرواية القصص في العالماحصل على توصيات قصص مخصّصة، احفظ قصصك المفضلة في مكتبتك، وقم بالتعليق والتصويت لتنمية مجتمعك.
رسم توضيحيّ

قد تعجبك أيضاً

  • Bayangan yang tidak pernah pergi
  • "Bisikan Senior di Lorong Sunyi"
  • PLOT TWIST
  • PERNAHKAH KAU MENCINTAIKU (END DI WEBNOVEL)
  • cerita diatas kanvas
  • The Secret Of Diary
  • GATE OF DESTINY
  • Dibalik Pintu [Bts Horor]

Dika, seorang pemuda yang tinggal di sebuah rumah tua peninggalan kakeknya, mulai merasakan keanehan setelah ibunya sakit parah. Suatu malam, suara-suara aneh mulai mengisi rumah, dari langkah kaki tak terlihat hingga bisikan yang memanggil namanya. Ketika ibunya meninggal, Dika memilih untuk tetap tinggal dan menjaga rumah penuh kenangan tersebut. Namun, ia tidak tahu bahwa keberadaan makhluk jahat yang menghantui rumah tersebut semakin menguat. Setiap malam, Dika dihadapkan dengan kengerian yang semakin nyata - dari suara-suara menakutkan, bayangan gelap yang mengikutinya, hingga pertemuan dengan sosok tanpa wajah. Tak lama setelahnya, Dika menemukan rahasia gelap tentang masa lalu keluarganya yang terhubung dengan ritual-ritual misterius dan kekuatan gelap yang tidak akan pernah pergi begitu saja. Makhluk yang menguasai rumah ini tidak hanya menakuti Dika, tetapi juga menyerangnya secara fisik. Dalam usaha untuk bertahan, Dika mencari bantuan dari seorang ulama tua yang memberi peringatan tentang kekuatan jahat yang harus dilawan dengan keberanian besar. Namun, setiap langkah untuk mengusir teror ini justru membuat kegelapan semakin mendalam. Dika harus menghadapi kenyataan bahwa teror yang ia alami bukan hanya berasal dari makhluk gaib, tetapi juga dari kenangan dan penyesalan yang tidak pernah bisa ia lepaskan. Rumah yang seharusnya menjadi tempat kenangan, kini menjadi penjara bagi jiwanya. Bisikan dari masa lalu tidak akan pernah membiarkannya pergi.

تفاصيل إضافية
WpActionLinkإرشادات المحتوى