Space About You

Space About You

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 21, 2022
Izinkan saya sedikit bercerita, berbagi rasa agar sejarah antara kita tak sirna. Aku tak mau kita saling lupa hanya karena kita adalah sebuah ketidak sengajaan yang dipertemukan oleh waktu. Saling sapa adalah awal kita untuk bercengkrama dan sungkan adalah kata yang tepat untuk pembukaan percakapan kita. Waktu bergulir, perasaan kini tumbuh dengan cepat, aku yang menyuka, kau yang ku suka dan dia yang kau pinta. Cinta yang dulu kubangun kini terkikis kecewa, hingga yang tersisa hanyalah kecewa yang membara dan merana di jiwa dan kehampaan yang kurasa. Untuk mengingat semua yang pernah ada diantara kita, melukiskan apa yang pernah kita rasa, membuka album yang banyak luka didada, teramat butuh hati yang tegar untuk mengingatnya. Rasa cintaku yang kau dusta, telah berhasil torehkan merana dijiwa, kau gores luka dalam dada. Hingga dibalik kecewaku yang membabi buta masih tersimpan banyak cinta yang nyata, dibalik marahku karena terluka masih ada harap untuk Bersama. Dulu kau pernah berjanji hingga kita sepakati, namun kini kau pergi bersama janji yang telah kau dustai. Mungkin dulu aku terlalu percaya padamu, hingga akhirnya rasa kecewa menghampiriku dan inilah rasa kecewaku yang teramat besar teruntuk wanita yang paling kucintai dimasa silam.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ketika Tulisan bercerita?
  • (END) HAL-HAL MANIS YANG TAK PERLU KITA ULANGI
  • DEAR LOVE (ERNANDO ARI SUTARYADI) (SUDAH TERBIT)
  • Merayakan Kehilangan (Selesai)
  • Aku, Kamu, dan Takdir Tuhan
  • SEMESTAKU [Segera Terbit]
  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • Mahligai Sunyi
  • Barisan Penyesalan
  • CLARA

begitu kelelahan mulai menyeruak, mengaduh suasana gelap berteman lagu sendu pilu, ku coba tuliskan segalanya tentang isi hatiku yang menolakmu ada dalam pikiranku lagi. ketika yang ku tahu bahwa sia-sia selama ini selalu berharap padamu. sia-sia untuk waktuku yang terbuang merindukanmu. ~ ketika aku diberi kesempatan memilikimu, tidak dengan waktu yang lama, senda gurau kita berubah diam. tak bertegur sapa layaknya tak pernah kenal sebelumnya. tak ada salam perpisahan, setidaknya berusaha membuat keadaan pahit itu menjadi manis sebelum kita benar-benar tak saling melihat lagi, Tidak ada! baru saja aku berusaha mengucapkan kata "sayang" padamu. barusaja aku menghapus kenangan lama. namun, kamu datang lagi dengan kisah yang sama. meski kadang aku merasa bodoh, dengan keistimewaan yang mengecewakan. aku cukup bahagia sempat, sekali saja, bersamamu. menghabiskan separuh malam kita bercerita ria lewat handphone. Terima kasih teruntukmu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines