Marriage with Benefits

Marriage with Benefits

  • WpView
    Leituras 302
  • WpVote
    Votos 13
  • WpPart
    Capítulos 5
WpMetadataReadMaduroEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização qui, nov 13, 2025
"Apakah kamu bisa mencintaiku dalam waktu 120 hari?" *o0o* Yuyun Nur Aisyah, penderita tinnitus menahun, tanpa diduga mendapatkan kejutan yang luar biasa sulit dipercaya. Dokter yang menangani penyakitnya selama dua tahun terakhir, tiba-tiba menawarkan putra tunggalnya- Al-Hanan Yusuf Firza- untuk menikah dengannya. Dengan alasan, sang dokter mengagumi pola pikir Yuyun yang unik. Sehingga ia merasa Yuyun adalah perempuan yang tepat untuk mendampingi putranya. Yuyun menerima pinangannya, tapi tidak dengan Firza. Tentu, keputusan tersebut tidak bisa diterima begitu saja oleh Firza. Selain Firza tidak mengenal Yuyun, dia juga sudah memiliki perempuan yang disukainya diam-diam sejak lama. Namun, sebuah perjanjian akhirnya membuatnya luluh dan bersedia melamar pasien kesayangan abinya itu. Kira-kira perjanjian apakah yang Firza sepakati bersama abi dan Yuyun? Lantas, apa yang akan dilakukan Firza ketika wanita yang dia sukai diam-diam bekerja satu atap dengannya? Apakah Firza akan memilih membawa pernikahan sirinya dengan Yuyun ke KUA atau menjadikan Yuyun sebagai madu?
Todos os Direitos Reservados
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Nala dan Mas Juragan
  • Candu Sentuhan Sahabat Hyper
  • Salah Status
  • Prahara Lamaran [END]
  • EGLLAR MY PERFECT HUSBAND [END]
  • Rencana Pensiun Dini Nona Villain
  • Stand by Me (END+LENGKAP)
  • Kembang Desa
  • Nakula
  • Hello Mr. Komrad (Complete)

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Kanala Ayudia Kirana (22) diminta oleh keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dan tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan di ibu kota. Namun, Nala menolak dengan alasan tidak ingin menyia-nyiakan gelar di belakang namanya. Ia bersikeras ingin mencari pengalaman kerja selama satu tahun terlebih dahulu sebelum benar-benar menetap di kampung. Keluarganya akhirnya menyetujui, dengan satu syarat: Nala hanya boleh bekerja selama satu tahun, tidak lebih. Sayangnya, baru tiga bulan bekerja di salah satu perusahaan ternama, Nala menyerah. Tekanan pekerjaan yang tinggi dan lingkungan kantor yang tidak sesuai dengan ekspektasinya membuatnya kehilangan semangat. Ia pun memutuskan untuk mengundurkan diri dan berdiam diri di kosan, tanpa keberanian untuk memberi tahu keluarganya. Raras-ibu Nala-yang kemudian mengetahui anak bungsunya sudah tidak bekerja lagi, segera mendesaknya untuk pulang. Sebelum Nala sempat menolak, Raras lebih dulu mengancam tidak akan lagi mengirimkan uang bulanan. Terpojok dan kehabisan pilihan, Nala akhirnya menyerah. Ia berkemas dan pulang ke kampung halamannya. Namun siapa sangka? Di antara hamparan sawah dan hari-hari yang membosankan di warung milik ayahnya, hadir Hanggara Wiratama (31), juragan tanah sekaligus pemilik peternakan ayam terbesar di desa tetangga, selain itu ia juga menjalankan usaha jual-beli beras yang ia bangun dari nol, tak lupa dengan usahanya di kota yang tidak banyak diketahui orang. Sosoknya yang tenang dan apa adanya membuat Nala belajar bahwa pulang bukan berarti kalah, melainkan menemukan tempat untuk tumbuh. Bersamanya, Nala menyadari bahwa tidak semua mimpi harus dikejar jauh ke kota, sebagian justru menunggu untuk ditemukan di rumah.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo