The Billionaire Prison

The Billionaire Prison

  • WpView
    Reads 644,497
  • WpVote
    Votes 15,634
  • WpPart
    Parts 62
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 22, 2026
[Budayakan VOTE Sebelum Membaca] The Billionaire Prison [Love is Difficult] "Apa yang kau katakan hingga ibuku berencana untuk menikahkan kita? Kau yang menghasut dia? Kau pikir kau siapa hingga bermimpi untuk menjadi pasangan ku?" Anna terdiam sejenak. Dia tidak sepenuhnya terkejut dengan reaksi Armand atas berita ini. Tapi dirinya tersinggung akibat tuduhan yang tidak mendasar dari lelaki itu, menuduhnya menghasut Diana, apa dia tidak berpikir sebelum bicara? "Rencanaku?___ asal kau tau, aku juga tidak menginginkan ini. Kau pikir aku mau untuk tinggal bersama iblis seperti mu?" Entah keberanian dari mana, tiba-tiba kata-kata itu keluar dari mulutnya. Armand yang mendengar itu langsung meraih paksa wajah Anna, mencengkram pipinya dan membuat wanita itu menatap kearahnya. "Iblis? Ya, kau benar dan kupastikan kau akan ku jerumuskan ke dalam penderitaan." ucapnya lalu membuang wajah Anna dengan kasar. Nadanya penuh dengan keseriusan membuat Anna sedikit gugup. "Ku perintahkan padamu untuk jangan bermimpi untuk menjadi istriku. Tolak semua rencana itu besok dan segera keluar dari sini."
All Rights Reserved
#23
dendam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Damn Kidnapped! [END]
  • The Heiress and the Four Brothers
  • WILD & HOT
  • THE BILLIONAIRE'S POSSESSION [End]
  • Broken Trust
  • HIDDEN PASSION
  • The Gigolo Baby
  • The Billionaire's Revenge
  • My Perfect BASTARD

Arabella, putri tunggal seorang pengusaha ternama, tumbuh dalam gemerlap harta namun jauh dari kebebasan. Hidupnya diatur sang ayah dengan ketat-hingga tekanan itu membuatnya memilih melarikan diri. Ia pikir di luar sana, ia bisa merasakan manisnya hidup tanpa belenggu. Namun, pelarian itu justru menyeretnya ke dalam takdir yang lebih kelam. Bukan kebebasan yang ia temukan, melainkan Alexander-pria misterius yang menculiknya dan membawanya jauh ke negeri asing. Di balik dingin tatapannya, tersimpan rahasia besar. Antara kebencian dan rasa ingin tahu, Arabella harus menghadapi kenyataan: kadang, kebebasan justru datang dengan harga yang tak pernah ia bayangkan. "Brengsek jauh-jauh dari ku pria tua sialan!" "Kau tau Arabella, laut sangat mirip denganmu. Berisiknya menenangkan tapi diamnya adalah tanda bahaya." "Jika nanti kami mengecewakanmu, aku harap kau mau memaafkan kami." ___________________________________________________________

More details
WpActionLinkContent Guidelines