MENGEJA BAHAGIA

MENGEJA BAHAGIA

  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 29, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Siapa sangka dia yang terlihat tangguh menyimpan luka yang belum sembuh Siapa sangka sangat pemilik senyum terbaik itu ternyata juga punya sisi rapuh Air matanya kerap kali menetes di kesunyian, di kesendirian pada malam- malam yang panjang ia tumpahkan Tumpah ruah, ia ceritakan segalanya dan dibawa pergi oleh angin malam Ia bersikukuh tak mau menampakkan kesedihannya, bukan karena ia suka berpura-pura Tapi, karena ia tau bahwa keluh hanya akan menambah masalah Ia sedang berusaha tangguh, tidak semua orang paham apa yang kita rasakan apalagi ketika kita pun turut memilih bungkam Bukan tak ada yang peduli, mungkin mereka pun sedang menyimpan riuh sedang berusaha mengokohkan dirinya sendiri Maka, pemakluman adalah jalan perekat diantara jiwa-jiwa yang sedang berusaha untuk menghebat Selamat datang di dalam cerita yang ada bahagia sekaligus air mata
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Dark Side(END)
  • GIBRAN Dan Luka Nya ..
  • DREAM
  • The Love Story" Kurus & Mancung"
  • Air Mata Cinta
  • Atma tranggana
  • Diantara Luka dan Pulih
  • waktu tak sama [HIATUS]

ketika dua kepribadian bertolak belakang melebur menjadi satu karena terlahir dari trauma masalalu. membentuk sebuah jati diri yang tangguh untuk menyelami kerasnya garis kehidupan yang harus dia jalani. wajah secerah mentari, tatapan seteduh mbun pagi, dan senyuman semenenangkan senja hari. siapa yang tahu bahwa itu semua adalah topeng yang dipasang untuk menutupi bagian dari dirinya yang kelam, kekelamannya mampuh mengubah kehidupan seindah pelangi menjadi hitam suram jika dia tidak mampu mengendalikan diri. karena itulah dia menguburnya dalam-dalam walaupun dia tahu itu hanya sementara dan sewaktu-waktu akan memberontak dari persembunyiannya untuk keluar. "jika diriku berubah tidak seperti biasanya, itu masih tetap aku, itu adalah diriku yang lainnya, dan aku bukan monster"

More details
WpActionLinkContent Guidelines