Pacaran Dengan Kekasih Halal

Pacaran Dengan Kekasih Halal

  • WpView
    Reads 40
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 27, 2022
"2 insan yang saling mencintai adalah nikmat, tetapi 2 insan yang berusaha mencintai karena Allah nikmatnya MashaAllah banget :)." _____________________________ Zoeyyah Lateefa Annahyan Seorang anak tunggal dari keluarga Pengusaha Di Arab. Kerap kali disapa Latifa, gadis Yang cantik nan sholehah. Dia memutuskan pergi ke Indonesia untuk menuntut ilmu agama. Tanvir Alfarizqi seorang pria yang faham agama dari keluarga pesantren, kerap dipanggil Gus Tanvir. Sikap yang begitu dingin membuat para wanita kagum, bagaimana tidak, dia memiliki paras yang ganteng, dan sangat gadhul bashar. Uhh idaman skali..?!! Mereka dipersatukan dalam sebuah ikatan Perjodohan, namun mereka masih terikat oleh seseorang dimasa lalu
All Rights Reserved
#999
happy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Dalam Iman
  • Cahaya Iman Gus Berandal (on going)
  • GUS ASLAN IMAMKU
  • Terjerat Cinta Gus Galak [End]
  • The Girl Who Made Me Sujud
  • Bittersweet in Pesantren
  • Gus Rifqi My husband
  • 𝐏𝐞𝐫𝐣𝐚𝐥𝐚𝐧𝐚𝐧 𝐌𝐞𝐧𝐮𝐣𝐮 𝐊𝐞𝐛𝐚𝐡𝐚𝐠𝐢𝐚𝐚𝐧

Azha tidak pernah menyangka bahwa langkah pertamanya di pesantren akan mempertemukannya dengan Muaz-santri yang dingin, pendiam, dan selalu terlihat serius dengan hafalannya. Sejak awal, mereka berada di dunia yang berbeda. Muaz sibuk dengan hafalannya, sedangkan Azha berusaha menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Namun, takdir selalu punya cara unik untuk mempertemukan dua orang yang seharusnya berjalan di jalur masing-masing. Tatapan yang tak sengaja, pertemuan di tempat yang tak terduga, hingga percakapan-percakapan kecil yang membuat Azha menyadari bahwa Muaz tidak sekeras yang terlihat. Di antara hafalan dan kesibukan pesantren, Azha mulai memahami bahwa ada jeda di antara mereka-sesuatu yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Jeda itu bisa berupa harapan, doa, atau bahkan perasaan yang perlahan tumbuh namun tak bisa diungkapkan. Tapi ketika waktu mulai memisahkan mereka, Azha dan Muaz harus menghadapi kenyataan bahwa tidak semua perasaan bisa menemukan jalannya sendiri. Apakah keduanya akan tetap berada di jalur masing-masing, ataukah takdir akan membawa mereka kembali bertemu di titik yang sama? Sebuah kisah tentang perasaan yang terpendam, tentang ketulusan dalam diam, dan tentang bagaimana Allah selalu punya rencana terbaik di setiap jeda yang tercipta. 🕐 UPDATE SETIAP SELASA & MINGGU

More details
WpActionLinkContent Guidelines