Dia yang telah pergi

Dia yang telah pergi

  • WpView
    MGA BUMASA 5
  • WpVote
    Mga Boto 1
  • WpPart
    Mga Parte 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Thu, Nov 3, 2022
kehadirannya membawa tawa bagiku kehadirannya bagai mentari yang selalu menyinari bumi terkadang aku menyadari bahwa tanpa kehadirannya hidupku menjadi begitu menyedihkan dialah sahabat lama aku di mana Aku selalu berkeluh kesah kepadanya dan selalu mengeja tawa bersamanya. bersamanya hatiku begitu bahagia namun apalah daya semesta tidak mengizinkan kami untuk menjadi sahabat lagi kami terpisahkan oleh lautan waktu yang begitu panjang dan hari-hari kami hanya diasi dengan lautan rindu yang membuat kami sangat ingin bertemu tapi apalah daya sepertinya waktu tidak dapat mempersatukan kami. tapi kalau itu aku diberikan Tuhan kesempatan untuk bertemu pertama kalinya dengan dirinya tapi kau tahu rasanya saat bertemu dengannya dia tampak seperti orang asing bagiku semuanya telah berbeda yang dahulunya ia begitu ceria sekarang dia selalu bermurung durja aku tak tahu apa yang membuat dia bermurung durja dan aku tidak tahu apa yang membuat dia bisa berubah 360° tapi yang jelas walau dia berubah aku tetap menyayanginya sebagai sahabat, sahabat dari masa kecilku. dialah Veno lelaki sekaligus Sahabat Masa Kecilku Tapi satu hal yang membuat aku merasa nyaman dengannya dia waktu sedari kecil mampu menghidupkan suasana suasana yang begitu membuat aku tertawa lepas tanpa beban sedikitpun mungkin ini dinamakan pendewasaan diri ya?. karena mau nggak mau kita harus ikhlas dan mengiklaskan orang yang kita sayangi lambat laun satu persatu dari mereka akan pergi meninggalkan kita . inilah kisahku kisah di mana kenangan indah dan dirinya yang telah pergi meninggalkan diriku dan hanya menyisakan Memori Indah di kepalaku tapi Walau begitu Aku tidak henti-hentinya berusaha untuk terus mendekati diri kepada Veno dan berusaha mencari perhatiannya Siapa tahu saja dia masih mau bermain denganku walau kami tidak menginjak di usia kanak-kanak lagi. untuk kamu veno Sahabat Masa Kecilku jangan berubah ya karena aku rindu Veno yang dulu.
All Rights Reserved
#9
veno
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Embun Pagi
  • Long Walk With You
  • because of strange love
  • My Sunshine
  • FRIENDSHIP & LOVE [TAMAT/END]
  • Gendut!! Gue cinta sama lo
  • RESPECT IN LOVE
  • Berakhirnya Persahabatan
  • wanita dan pilihannya
  • lewat Rindu[Lengkap]

Namaku Anahita Embun Prasetyo, aku hidup dalam keluarga kurang mampu yang memiliki seorang ayah penerima jasa antar jemput cuci kendaraan dan seorang ibu rumah tangga yang sangat penyayang. diusiaku yang masih menginjak 12tahun aku dituntut untuk mandiri dalam segala hal. tidak seperti selayaknya anak berusia belasan tahun yang masih memiliki kesempatan bermain dan bermanja-manja. bahkan aku terkadang merasa iri melihat teman-temanku yang bisa bermain dan terpenuhi keinginannya, seperti memiliki sepedah, boneka, dan peralatah sekolah yang layak. sedangkan aku yang setiap harinya sepulang sekolah selalu membantu ibu menjajakan kue nya keliling kota. aku yang menginginkan sesuatu harus dengan bekerja dahulu sebelum mendapatkannya terkadang merasa dunia ini sangat tidak adil, terkadang aku berfikir kenapa semua ini terjadi kepadaku, kenapa hanya keluargaku yang tuhan hukum atas kemiskinan. tapi walau begitu aku tidak pernah ingin berputus asa, karena ibu selalu berkata jika kita ikhlas dengan cobaan yang tuhan berikan maka sedikit banyak masalah yang kita hadapi pasti akan ada jalan keluarnya, rezeki dan nasib seseorang sudah diatur sedemikian rupa oleh tuhan. dimana kita yakin bahwa suatu saat akan ada masanya kita menjadi orang sukses dan menjadi orang yang beruntung. setiap kalimat yang ibukku katakan aku jadikan sebagai motivasi diriku agar kelak aku dapat menjadi orang yang berhasil dan membahagiakan mereka. meskipun sekarang banyak sekali cacian dan makian orang yang selalu merendahkan kami, tapi aku tetap berteguh pada tekadku untuk mengejar cita-citaku. aku ingin sekali menjadi seorang penulis karya yang dikenal banyak orang dan sukses, aku ingin dari hasil kerja kerasku mampu mengangkat derajat keluarga kami agar tidak ada lagi yang menghina dan merendahkan kami.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman