short story

short story

  • WpView
    LECTURAS 2
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, nov 4, 2022
Arsyila Septiana biasa dipanggil Arsyila Pinter,irit bicara,sederhana dan lesung pipi di bagian kanan membuat dirinya tambah sempurna.Arsila duduk di bangku SMA kelas XI MIPA 1 yang mana kelas ini tempat murid paling cerdas,Lestiana ibu Arsila ini selain sebagai ibu rumah tangga,Dia juga menjadi seorang desainer terkenal dan Andre ayah arsila bekerja sebagai Arsitek di salah satu perusahaan. Lionel Ando,duduk dibangku SMA kls XI MIPA 1,cool,Pinter,sederhana.kalau ngomong langsung to the point.Lionel Aryana Nurhalizah ibu nya Ando ini seorang dokter bedah di salah satu rumah sakit, lionel sentriol seorang pengusaha terkenal.lionel Arsya Seantera duduk di bangku SMA kls X MIPA 1.
Todos los derechos reservados
#27
06
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • ALVANSA [Completed]
  • By The Phone
  • Bocil kematian VS Pencari kedamaian • [Lilynn]
  • KEMARIN [END]
  • Ku kejar sampai nyasar? (End)
  • Teman Lama (Empat)
  • RADESTA
  • 𝐖𝐢𝐝𝐨𝐰𝐞𝐫? ✓ (Belum Revisi)
  • My Illegal Boyfriend
  • Air Mata Elara

Cerita ini merupakan sequel dari My Enemy Is My Husband, cerita yang aku tulis sebelumnya Dan ini merupakan kelanjutan dari cerita tersebut yang menceritakan tentang perjalanan hidup anak-anak mereka "Sini"ucap Alin setelah kembali ke kamarnya tadi sambil menepuk pahanya, Vansa pun hanya menurut "Kenapa bisa berantem?"tanya Alin sambil mengobati luka Vansa "Gak tau, tadi dia tuba-tiba nyerang gitu aja"jawab Vansa sambil menatap wajah serius Alin dari bawah "Emang iya?"tanya Alin lagi "Iya Angelina Salsa Fernando"jawab Vansa sambil mengubah posisinya menghadap ke perut Alin "Masih sakit?"tanya Alin sambil mengelus pipi Vansa "Masih! Kalo belum lo cium"ucap Vansa sambil menatap wajah Alin "Sa ae modusnya lo bambank"cibir Alin sambil menekan luka pada pipi Vansa "Sakit Alin!"ketus Vansa "Eh maap lupa"jawab Alin cengengesan sambik mengusap pipi Vansa "Masa diusap doang sih! Kan gue mintanya di cium"ucap Cup "Udahkan"ucap Alin setelah mencium pipi Vansa yang lebam tadi "Emm jadi makin sayang"ucap Vansa sambil memeluk punggang Alin masih dengan posisi berbaring dipaha Alin "Tidur gih"titah Alin "Sama lo ya?"pinta Vansa dengan wajah memelas Dari pada gantung mendingan langsung baca:)

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido