BUMANTARA

BUMANTARA

  • WpView
    Reads 986
  • WpVote
    Votes 155
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 4, 2023
"Janji yo? nanti kalo wes lulus ga los kontak?" Ucap Jevano sambil menyantap cilok yang dia beli. "Ojo pede - pede kon, koyok lulus ae." ejek Haisam sambil tertawa. "Lohh yo ra popo to, lulus ga lulus yo kudu pancet konco an, iling o aku wes tau delok tityd mu kabeh." Gurau Haikal menyalip ke 4 temannya. Haisam dan Jevano segera mengejar Haikal dan menjewer bibir Haikal yang habis berkata kotor, Arjuna yang melihat ke 3 temannya tertawa kecil sambil mengambil tas nya yang jatuh tertabrak Haikal. "Kalo lost contact yo tinggal samperin kerumah, kayak jauh ae omah kalian, ya kan Ren?" Arjuna menoleh ke belakang, melihat temannya yang diam membisu menatap kedepan. Rendra berdiam diri, menatap ke 4 temannya yang mulai beralih menatap kepadanya, ia ingin mengiyakan permintaan Jevano dan membuat mereka semua berjanji, tetapi intuisi nya mengatakan bahwa hal itu tak akan terjadi membuat Rendra tak bisa mengeluarkan sepatah kata pun. "Rek, sorry..." ──────────── Story by Hana
All Rights Reserved
#178
00l
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sadewa (END)
  • Sergio | Haechan
  • It's Always Been You✔️
  • TOXIC  || Jihoon x Ruka
  • Je t'aime |Noren |Nomin|
  • Truth or Dare | KookV
  • Not Today
  • Ramadhan With Barudak
  • Cegil Komplek [00L]
  • LO(ST)VE

Sadewa Chandra Mahendra pria yang tak pernah bisa menjalani kehidupan dengan tenang, bertemu dengan seorang gadis yang membuatnya jatuh hati. Namun, karenanya gadis itu justru mengalami teror dari musuhnya. Bagaimanakah Chandra melindungi sang gadis? "Kalau lo mau tanda tangan gue, lo harus jadi pacar gue. Lo butuh tanda tangan ini kan? Biar engga di hukum?" Ucapan itu sukses membuat Reyna berpikir. "Adik pintar" ucap pria itu lalu mengusap kepala Chandra. Chandra menolak dengan menggerakan kepalanya. Pria itu tertawa lantas menginjak motor Chandra menyebabkan rasa nyeri kembali hadir dari arah kakinya yang masih terhimpit. "Chan, lo harus bisa bertahan bentar lagi kita sampai" ujar Haikal menguatkan. "Lo kuat, gue yakin" Ucap Arseno menimpali. "Kalau gue kenapa-kenapa, gue titip Reyna ya" ucapnya sebelum menutup mata. Note : akan di update secepatnya

More details
WpActionLinkContent Guidelines