Semburat Merah di Langit Senja

Semburat Merah di Langit Senja

  • WpView
    Leituras 93
  • WpVote
    Votos 27
  • WpPart
    Capítulos 4
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização seg, jan 23, 2023
Aku sangat beterima kasih kepada Tuhan karena telah mempertemukan kita. Kau datang bagaikan sinar cahaya yang terang benderang, kau membantuku untuk keluar dari hitam pekatnya kegelapan. Dengan pertemuan kita takdirku sedikit berubah. Kini, aku benar-benar mencintai, aku tak mau untuk berpisah meski sedetik pun. Aku tahu aku sangat egois benar-benar egois untuk kita selalu bersama. Aku selalu berpikir kita selalu bisa bersama, namun, nyatanya bertentangan. Kau meninggalkanku begitu saja, hanya berucapkan "Maaf." Sungguh sangat pilu dan tersayat sayat hatiku mendengarnya. Aku tak kuasa berdiri, bahkan tak mampu untuk berucap sepatah kata pun. Menangis dan berteriak sekencang-kencangnya tidak akan membuatmu datang padaku lagi.
Todos os Direitos Reservados
#17
satukelas
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Senja dan Langitnya
  • Auristela
  • Langit.
  • ADEUS
  • Nothing Vain Love
  • Restu Tuhan
  • Jingga dan Senja [SUDAH TERBIT]
  • SENJA NATA [END]

Di balik senja yang menggemaskan, ada rasa yang tersirat. Rasa tidak karuan. Rasa yang belum tersampaikan. Dalam hidup ini pasti akan ada yang datang dan pergi. Akan ada yang datang membawa angan atau bahkan pergi meninggalkan sayatan. Dan dia, dia punya peran. Entah tinggal dalam harapan, atau hilang bersama kenangan. "Senja memang indah, tapi kamu, jauh lebih indah dari hanya sekedar senja. Dan aku amat menyukai senja, tapi kamu, lebih dari hanya sekedar aku sukai." - Aro. "Saat hujan terus-menerus turun, akan terjadi genangan air di tanah tempat kau berdiri. Atau saat aku melihat langit, mungkin leherku akan terasa nyeri. Apakah saat aku terus-menerus mencoba berjuang bersamamu, akan ada genangan cinta dan luka di hatiku?" - Tasya. Atas nama senja aku sampaikan. Untuk seseorang yang pernah memperjuangkan, dari seseorang yang diperjuangkan. Aku Senja, ruang teduhmu dari masa depan.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo