We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
He is so perfect in my eyes

He is so perfect in my eyes

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 6, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
[Menyukai seseorang itu hal yang biasa tapi menyukai seseorang yang sangat frendly kesemua orang itu butuh kesabaran!!] Cerita ini berawal dari seorang perempuan yang bernama khalisa,yang baru masuk SMP yang memiliki teman laki laki sekelasnya yang sangat friendly kesemua orang.bukan hanya di kelas nya saja tapi hampir satu sekolah mengenal nya. Dan laki laki itu bukan hanya frendly keteman sejenis nya saja, yang lebih gila nya dia hampir membuat semua perempuan yang dia kenal memiliki perasaan kepada nya. khalisa adalah murid yang tidak banyak bicara dikelas nya. Dan yang selalu membuat suasana kelas nya menjadi meriah adalah teman laki laki nya yang friendly itu yang bernama Noah. Noah seperti selalu memberi perhatian lebih nya kepada khalisa .tapi Khalisa tidak peka terhadapnya prilaku kecil Noah kepada nya,karna Noah orang nya freindly jadi Khalisa hanya menganggap itu hanya sikap freindly Noah. Tapi... apakah Noah memiliki perasaan kepada Khalisa yang tidak banyak bicara itu? Apakah perilaku kecil Noah kepada khalisa itu hanya sifat freindly nya? Yukk.... cari tahu apa yang akan terjadi pada Khalisa dan Noah dengan membaca terus cerita ini🤗
All Rights Reserved
#904
fyp
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FRANARA
  • MARSYA✓ [TAMAT]
  • Kukira Kau Rumah, Ternyata Hanya Tempat Singgah:)
  • my true love is different from the others
  • I Love You My Psycopath
  • The Unplayed Song (GL)
  • Kaila's Choice: Stay Or Move On?
  • Rannia√
FRANARA

Neara, kakak kelas yang dikenal ramah dan berprestasi, selalu dikelilingi banyak orang-tapi tetap merasa tak ada yang benar-benar melihat dirinya. Di sisi lain, Fraderick, adik kelas yang dingin dan tertutup, lebih sering mengamati dunia dari kejauhan. Semuanya biasa saja, sampai suatu siang di kantin sekolah. Fraderick muncul dengan bekal makan siangnya sendiri-hal sederhana yang terasa aneh di tengah keramaian yang sibuk mencari popularitas. Momen itu, tanpa sengaja, membuat tatapan mereka bertemu. Dan sejak saat itu, sesuatu mulai berubah. Mereka mulai terlibat dalam tatapan mata, pertemuan singkat, dan kebetulan-kebetulan yang terasa terlalu tepat untuk disebut kebetulan. Tapi di balik semua itu, ada hal yang tak mereka sadari-bahwa pertemuan itu bukan sekadar kebetulan biasa. Sebab, ada sesuatu yang menunggu di ujung cerita mereka. Sesuatu yang tak terduga. Dan mungkin... tak semua pertemuan berakhir dengan seperti yang dibayangkan. ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines