Aku Siapa?

Aku Siapa?

  • WpView
    LECTURAS 128
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, nov 19, 2022
WpInfo
Ficción
Romance
Hai semua cerita ini akan terbit dari senin sampai jumat ya. Sabtu dan minggu autor libur terimakasih. Jangan lupa add Instagram autornya ya @artalunaria "Si-siapa aku?" Maudy membuka matanya. Di sebelah Maudy seorang bocah SMA tampan sedang tertidur di kursi. Dia terbangun mendengar suara Maudy kemudian berkata, "sudah bangun? Bagus deh! Jadi lo gak akan ngerepotin gue lagi!" Maudy hanya bisa melongo sambil memandang lelaki yang tidak dikenalnya pergi. Tanpa Maudy tahu nerakanya akan dimulai tanpa dia tahu siapa dia sebenarnya.
Todos los derechos reservados
#220
schoolromance
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Preman Sekolah Jatuh Cinta (PINDAH KE DREAME)
  • Rahasia Kita [END]
  • Anantara Rasa
  • BEDA DUNIA
  • Different Page [Complete]
  • Algeta Story's(Completed)
  • KEPERGIAN SENJA
  • KALA BIRU DEWATA
  • About Time

Tepat di depan mata. Raiya seakan membeku disana, matanya nggak terlepas dari mobil yang baru saja terlempar tepat di depannya. Entah kenapa keadaan seolah semakin mendramatisir, hujan turun dengan derasnya sore itu, memadamkan api yang berasal dari ledakan mobil di depannya. Suara sirine ambulans saling bersautan dengan suara sirine mobil polisi, keadaan semakin kacau. Beruntung, yah Raiya bersyukur seseorang yang berada di dalam mobil itu sudah diselamatkan sebelum mobil meledak. Dan seketika itu pula, tubuh Raiya langsung limbung terjatuh begitu saja, isakan tangisnya semakin jelas terdengar meski di bawah guyuran hujan. Satu patah kata pun nggak bisa terucap, ingin sekali dia menghampirinya yang sudah berada di mobil ambulans, tapi kakinya masih saja membeku di tempat. Hanya sesak yang terasa. "Kak Chi-ko ...." "Dia nggak akan kenapa-kenapa! Ayo Ray, gue anter pulang sekarang!" ajak paksa seseorang yang sudah berdiri sejak tadi di belakang Raiya, tapi Raiya hanya bergeming. Seseorang itu samasekali nggak menduga kalau hal semacam ini akan terjadi. Liontin yang ada di genggamannya seketika terlepas begitu melihat mobil lamborgini hitam yang sangat dia kenal terlempar begitu saja di depan Raiya. Dia dekap Raiya ke pelukannya, menatap nanar ke mobil yang sudah nggak berwujud itu. Hanya satu yang ada di pikirannya saat itu, penyesalan. "Kak Chiko, itu Kak Chiko, nggak, nggak, itu bukan Kak Chiko, pasti itu bukan Kak Chiko, dia bukan Kak Chiko!"

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido