Bagaimana aku memandangi planet terujung bernama "Pluto" dengan caraku sendiri?
"Pasti terasa dingin ... sepi ... dan jelas selalu terabaikan hhe."
Aku mengerti beberapa dari itu sebab aku sangat menggemari segala hal mengenai lingkup astronomi.
Namun, sebuah insan datang dengan tiba-tiba dan membuyarkan segala pemikiran dan pemahamanku tentang "Pluto"
Aneh, dia membuyarkannya dengan pikiran super absurd nan nyeleneh yang dia ketahui mengenai Pluto(nya) sendiri.
Tetapi, aku mulai tertarik untuk memahami arti pluto yang dia pikirkan ketika dia berkata, "Mau ikut aku ke Pluto(ku)?"
-der
Aku masih ingat hari itu
Hari dimana kita mulai berbicara dan bertemu
Saat aku menangis karna kabur dari rumah
Ntah kenapa kau malah pergi ke sebelah ku sambil memebawa teleskop mu
Kau seperti tak perduli dan hanya memandangi bintang dengan teleskop
"Nama mu Syres kan?" Tanya mu pada ku
"I-Iya.." Jawab ku dengan gugup sambil terhisak
"Nama mu mirip panggilan bintang terterang Sirius"
Ucap mu pada ku sambil memandang bintang itu
"Benarkah-?" Tanya ku kepada mu
"Iya lihatlah"
Ucap mu sambil membiarkan ku melihat ke teleskop mu
"Benar.." Ujar ku mengagumi bintang tersebut
Kau pun tiba-tiba tertawa
"Kenapa?" Tanya ku heran
"Baru saja kau menangis sekarang kau mengagumi bintang itu dengan polos"
Ucap mu yang masih tertawa kecil
"Siapa nama mu?" Tanya ku penasaran
"Arctyruis" Jawab mu sambil menyebut nama mu
Setelah itu ntah kenapa kau sudah tak disisi ku