Story cover for December Rain by belxruby
December Rain
  • WpView
    MGA BUMASA 180
  • WpVote
    Mga Boto 5
  • WpPart
    Mga Parte 5
  • WpView
    MGA BUMASA 180
  • WpVote
    Mga Boto 5
  • WpPart
    Mga Parte 5
Ongoing, Unang na-publish Nov 10, 2022
"Gue gak suka hujan," lirihnya.

"Sama seperti lo ga suka Desember?"

Gadis itu menoleh mempertemukan mata bulatnya dengan manik hitam legam milik laki-laki di sampingnya. Ia menghela napas setelahnya. 

"Antara hujan sama bulan Desember, gue ga tau mana yang paling gue benci. Bulan Desember hari yang selalu, entahlah, agak mengecewakan."

"Dan hujan?" 

"Hujan ngambil orang yang paling gue sayang dari gue."
All Rights Reserved
Sign up to add December Rain to your library and receive updates
o
#91enigma
Mga Alituntunin ng Nilalaman
Magugustuhan mo rin ang
Magugustuhan mo rin ang
Slide 1 of 10
Memories in Moon cover
Feathers cover
Elang [PROSES PENERBITAN] cover
I Hate Rain cover
MARKA; yeonbin AU cover
Can I Be Yours, Senpai? cover
rain untuk senja cover
My Cold Boy (Tamat) cover
MALIKA (Completed) cover
RAIN.     cover

Memories in Moon

13 parte Kumpleto

Gadis ini menundukkan kepala membiarkan kucuran air membelai surainya. Hujan terus menggiringku untuk bermimpi, takala ia terus menyusuri tubuhku dari rambut, hingga ujung kaki. Aku hanya diam, air ini sedikit membuat ku tenang. Aku takut, aku gelisah. Aku ingin berteriak memaki keadaan. Memaki diriku. Hujan, akan kah dirimu marah jika ku maki dengan isak ku? Akankah dirimu menerima rasa takut ku? Trauma ku? Semua kegelisahan ku? Rasa tidak percaya ku akan diri ku sendiri? Adakah yang bisa menerimaku? Bulan, jika kau jadi aku, akankah tetap setegar dirimu? Apakah hujan adalah wujud kekecewaan mu pada diri sendiri? Apakah awan yang menutupi mu adalah caramu untuk menghilang? Akankah menghilang adalah wujud lelah mu? Bersembunyi dibalik awan, apakah itu bentuk ketakutan mu seperti aku takut menghadapi kenyataan? Boleh aku jadi dirimu? Jarang di lihat mata, di nanti sebelum purnama namun di sukai saat sempurna. Bulan, pernah kah kau takut akan cacian manusia yang begitu kejam? Bahkan, bintang yang dapat kau gapai bisa saja mencela mu. Rambu dari mereka selalu menusuk nurani. Hilang akal ku, hilang kepercayaan ku. Masih normalkah jika ku bilang ingin menghilang? Masih terimakah kau jika ku bilang mereka harus lenyap?