NYANGKUT DI PESANTREN

NYANGKUT DI PESANTREN

  • WpView
    Reads 516
  • WpVote
    Votes 95
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 12, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
PERHATIKAN ⚠️ 1.Jangan plagiat. Pengarang/ pembuatnya tidak Ridha. Orang yang plagiat akan dituntut di dunia dan akhirat 2.Ilmunya tidak bermanfaat Cerita ini murni, saya yang buat dan berpikir, mohon maaf jika ada kesamaan dalam hal apapun itu⚠️ Azerellia Fazinda Ghaisani (Grenad) Kecelakaan yang membuat hidupnya menjadi berubah seketika membuat ia harus tinggal di pesantren dan membuat ia bertemu dengan sosok laki-laki yang paling membuatnya kesal dan benci, Laki-laki yang sok alim,sombong'kata Rellia'.yang membuat dirinya berhutang Budi kepada laki-laki menyebalkan itu.sosok itu adalah.... Fathir Muhammad Zakaria Al-Hamzah Ia adalah seorang Gus di pesantren Darussalam, sosoknya yang dingin,tegas,berwibawa dan memiliki wajah yang tampan, ia menyesal telah menyelamatkan perempuan yang super duper cerewet,gak bisa diem,aneh,membuat ia jengkel sekali oleh tingkah lakunya,tapiii anehnya juga dia dingin, gak banyak omong kalo orang itu gak di kenalnya Akankah rasa jengkel dan benci itu akan berubah menjadi cinta!? °°°° Jika ingin tahu kelanjutan cerita ini harus baca sampai end😇
All Rights Reserved
#814
wattpadrekomendasi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Tsundere Maniak Susu
  • The Time
  • Transmigrasi Ziora
  • I'm Not Just a Figuran
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GRAVARENZO
  • GHAIKA (REVISI)

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines