ERRATIC
  • WpView
    Reads 68
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 24, 2023
"Kita itu kaya hotspot dan wifi di handphone yang sama, gak bisa nyala bersamaan, harus ada yang mati salah satunya." "Njing! Filosofi darimana begitu?" "Nonton film horror yuk? Mumpung lagi halloween" "Aduh, han... kan lo tau gue gak pernah suka nonton film horror, apalagi di bioskop. Yang bener aja..." "San, ini hampir tengah malem, mana hujan deras lagi. Biar gue yang anterin lo sampe kost-an" "Gak perlu, gue bawa motor sendiri" "Mau pake kostum apa nih besok?" "Dress code nya emang apaan?" "Yang penting serem lah. Halloween pake nanyain dresscode apa, kan dah jelas bangsat!" "Emang erratic artinya apaan?" "Kalo liat di thesaurus sih.... Mmmhh... bentar" "Lo kan anak Sastra, loh kok bisa gak bisa bahasa ginian?" "Gue anak sastra inggris cok! Mana gue tau! Ini tulisan prancis."
All Rights Reserved
#271
night
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Crazy Couple [End] ✔
  • ZYNESA (ZYNE & AKSA)
  • Trasmigrasi Queenzee
  • Misteri Kelas IX
  • Kumpulan Cerita Horor
  • Senyawa Abu-abu { F I N I S H }
  • KISAH TANPA ENDING ✓
  • PERCAYA? [END]
  • LUL (Rampong Bro )

"Tapi lo beneran nggak marah sama gue, kan?" "Nggak kok." "Serius?" "Susah juga buat marah sama lo," tukas Arraja cuek, tapi berhasil membuatku melengkungkan senyum tipis. "Habis, kalau gue marah beneran, gue takut..." Arraja menatapku dalam-dalam. Senyumku terkulum semakin lebar, siap mendengar kata-kata bucin dari Arraja. Jika benar itu terjadi, harusnya aku menyiapkan ponsel untuk merekam suara Arraja yang akan berkata romantis kepadaku. Pasalnya, bisa dihitung pakai jari berapa kali Arraja mengucapkan kata-kata manis yang sukses membuatku terharu. "... gue takut lo bunuh diri, Ay." "Triple O em ji... kok bunuh diri? Gue nggak ada niat sampai ke arah situ ya!" Aku berdiri, memalingkan muka ke arah lain. Kurang ajar! Kukira dia hendak mengucapkan kata-kata manis. "Ya iya... coba bayangin kalau gue marah sama lo, ngediamin elo, bahkan ninggalin elo. Apa lo nggak merasa sedih? Dan hal itu nggak menutup kemungkinan membuat lo jadi frustrasi, terus bunuh diri." "Dasar cowok gila!" "Lo nggak sadar diri? Lo juga gila! Kita berdua kan sama-sama crazy!" Genre : Action, Drama, Romance, Comedy.

More details
WpActionLinkContent Guidelines