"Lo yakin gamau nikah lagi, bro?"
Januar melirik sekilas Elang yang tiba-tiba menyeletuk membahas kehidupan pribadinya, Januar menggeleng pelan. Kematian Alya hari itu membuat dirinya menutup rapat hatinya, tak ingin ada wanita manapun yang menetap disana.
Januar terlalu takut untuk jatuh cinta, apalagi harus ditinggal. Sudah cukup kematian Alya membuat dirinya begitu terpuruk, Januar berharap ia bisa terus hidup bahagia berdua bersama Zio. Tanpa harus ada orang lain didalamnya, Januar hanya ingin ia dan Zio berdua saja menjalani semuanya dengan bahagia.
"Lo boleh bilang gamau nikah lagi, tapi ingat kalau Zio juga butuh sosok Ibu. Lo mungkin gak butuh pendamping, tapi Zio butuh sosok Ibu yang bisa jagain dia, sayang sama dia, ngerawat dia sepenuh hati saat lo sibuk kerja. Zio mungkin gak bilang sama lo kalau dia mau sosok Ibu, tapi cara dia yang mau dimanja terus kan udah nunjukin kalau dia juga butuh sosok lain buat dia dapetin rasa sayangnya."
Januar terdiam, ia langsung menegakkan tubuhnya saat Zio berlari kearahnya dan memegang tangannya.
"Papa, tadi di sekolah temennya Zio ngatain Zio gak punya Mama. Zio punya Mama kan, Pa? Dimana Mama? Zio mau dipeluk sama Mama. Terus Zio mau bawa Mama ke sekolah, terus nunjukkin ke temen-temennya Zio kalau Zio juga punya Mama kayak mereka semua."
started : 11112022
[FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA!!!]
Pernikahan anak SMA. Bisa dikatakan perjodohan sesama anak SMA. Tidak ada yang tau hubungan keduanya lebih dari sekedar sepupu saat menjalani hubungan rumah tangga tersebut. Awalanya tidak ada rasa suka dan cinta di antara mereka. Sikap Lio sang cowok yang dingin dan sikap Aqila cewek yang sabar membuat rasa mulai tubuh dalam hubungan rumah tangga mereka.
Cinta datang karena terbiasa. Itulah yang datang kepada keduanya. Tapi ketika cinta mulai tumbuh Gara sahabat Lio membuat sebuah tantangan agar Lio memiliki seorang kekasih.
"Kita lihat aja nanti. Kalau gue punya pacar. Lio harus pacaran sama siapa pun siswi di SMA ini!" Tantang Gara.
"Kenapa gue?" Lio sangat tidak suka dengan tantangan Gara. Kenapa jadi dia yang dibawa-bawa di sini.
Gara terkekeh menatap Lio. "Lo takut? Atau lo gak mau? Pecundang!" Kata Gara meremehkan Lio.
"Terima Aja Lio. Gak akan ada yang mau sama si Gara," ucap Satria.
"Gimana?"
"Gue terima tantangan lo."
Akan kah hubungan Lio dan Aqila akan baik-baik saja saat menerima tantangan dari Gara. Atau Lio malah terjebak dengan cewek cupu yang perlahan masuk ke dalam hidupnya.