Story cover for AKSYA by nnuuuzyy2
AKSYA
  • WpView
    LECTURAS 97
  • WpVote
    Votos 26
  • WpPart
    Partes 4
  • WpView
    LECTURAS 97
  • WpVote
    Votos 26
  • WpPart
    Partes 4
Continúa, Has publicado nov 12, 2022
DILARANG COPY YA TEMAN!!!!!!‼️‼️

MURNI PIKIRAN SENDIRI AND KALO MIRIP SAMA CERITA ORANG LAIN BERARTI KITA SEPEMIKIRAN

       ______________________________________________

Dibawah gerimis di sebelah makam seorang pria berbicara sendiri sembari manangis

"Halo aku dateng lagi" pria itu mengelus batu nisan makam tersebut dengan senyum manis

"Aku kangen banget sama kamu, biasanya kalo ketemu kamu aku semangat banget kenapa ini nggak ya? mungkin karna suasananya udah beda" pria itu sedikit tertawa pahit dan mendongak menatap awan merasakan air hujan yang tiba di wajahnya pria itu kembali menunduk melihat gundukan tanah yang terlihat masih baru pria itu menangis mengusap batu nisan yang terkena air hujan 

"Harusnya malem itu aku gak nyuruh kamu tidur, biarin kamu cerita semuanya sama aku" pria itu masih menangis dan memeluk batu nisan makam tersebut 

"Jangan lupa dateng ke mimpi aku babe, aku pergi dulu" terakhir ia mengelus batu nisan makam itu
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir AKSYA a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#1remajabucin
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
JAM 3 SORE de KOKOTA_
54 partes Continúa
JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE SETELAH MEMBACA‼️ 🌥️🌥️🌥️ Jam tiga sore. Hujan turun pelan-pelan. Langit kelabu, suara kelas yang riuh, dan satu orang yang selalu duduk di belakangnya. Berisik, nyeleneh, dan nyebelin. Tapi entah kenapa Naya tak pernah terganggu sedikit pun. Naya tidak tahu kapan tepatnya Aksa mulai masuk ke pikirannya. Mungkin sejak kertas origami berbentuk kodok itu muncul atau tulisan miring Aksa yang berkata "Ini nggak bisa menggonggong, tapi bisa lompat ke hatimu." Awalnya dia mengira Aksa hanya cowok absurd yang suka gambar bebek pakai helm di dinding toilet sekolah. Tapi lama-lama... langkah kakinya jadi yang paling ia kenali. Diam-diam jadi yang paling ia tunggu. Mereka bukan kisah cinta yang gegap gempita. Tidak ada janji manis. Tidak ada gombal yang bikin meleleh, hanya obrolan aneh yang bisa membuat rindu terus bertahan. Membuat perasaan tumbuh seperti hujan-pelan, tapi pasti meresap. Kisah mereka cuma tentang momen-momen kecil yang ternyata besar. Tentang sosok yang nggak sempurna, tapi justru bikin dunia seseorang terasa lebih hidup. Tentang pertemuan yang tak disengaja, kenangan yang tak bisa hilang, dan jarak yang kadang hadir bukan karena ruang, tapi karena waktu dan keberanian yang tertunda. *********** Selamat menelusuri jejak rasa yang tak pernah benar-benar pergi. Selamat membaca-semoga kamu temukan dirimu di sela-sela kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejakmu-vote, komen, dan bagikan kisah ini agar rindu tak hanya menjadi milik kita ❤️ NOTE : DILARANG PLAGIAT‼️
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Paradise cover
Arkara [PROSES REVISI] cover
AILY DAILY  cover
RAVENDRA cover
Untuk, Abadi | Completed ✔ cover
DIA (Completed) cover
JAM 3 SORE cover
OUR HAPPINESS? cover
FRIEND ZONK cover
I'm broken [BHS#1]✓ cover

Paradise

52 partes Concluida

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.