Smile Alice

Smile Alice

  • WpView
    GELESEN 61
  • WpVote
    Stimmen 4
  • WpPart
    Teile 1
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Fr., Mai 1, 2015
WpInfo
Belletristik
Romantik
Setiap anak itu lewat, orang-orang akan melihat wajahnya. Mencari sesuatu yang sepertinya tidak akan pernah muncul lagi. Tapi anak itu tidak perduli. Ia berjalan dengan langkah yang sama, dengan raut wajah yang sama, seakan tidak perduli dengan orang-orang lain disekelilingnya. Tapi pria itu perduli, dengan caranya sendiri. Hanya saja, sepertinya.. Alice Lynch tidak perduli
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Kesempatan Kedua Mengubah Masa Depan
  • Taste Of Love
  • My Beautiful Classmate
  • Tentang Rindu
  • IN ANOTHER LIFE (ON GOING)
  • SoulMate Will Certainly Meet
  • My strongest father
  • Finding The Light ~ Moqeel  [COMPLETE]

Asraea Thalassa, berparas menawan dengan kekejaman tingkat tinggi─ sang pembunuh yang hanya mencabut mata korbannya, membuat dirinya dijuluki sebagai Eye Plucker. Selain menjadi Eye Plucker, Asraea juga menyembunyikan statusnya sebagai simpanan sang pebisnis. Lantas bagaimana jika Asraea tewas dan terpaksa menempati raga seorang gadis remaja yang masih duduk di bangku menengah atas? "Balaskan dendamku, Kak. Aku mohon," Rhea Amorelle Marquette, sosok yang terbuang di keluarga Marquette. Menyimpan luka sendirian sejak kecil, yang akhirnya tewas dengan tidak adil. Rhea memiliki satu permintaan yang mencekalnya ke akhirat, ya .... Dendam dan amarah yang belum terselesaikan. Karena itu, dia memohon pada jiwa Asraea untuk menepati raganya dan membalaskan dendamnya pada keluarga Marquette. Keseruan apa yang akan terjadi? Apakah Asraea akan mencabut satu persatu mata dari anggota keluarga Marquette? Sebagai bentuk pembalasan dendam raga yang ditempatinya atau bermain-main dengan penyiksaan yang membuat mereka ingin mati secepat mungkin? *** "Tampan," "Aku sudah mendengarnya terlalu sering," "Maka jadikan aku pasanganmu," *** Tidak hanya tentang pembalasan dendam, cinta yang sebenarnya pun akan dimulai. Antara Asraea dengan seseorang yang tidak pernah gadis itu duga sebelumnya.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien