The Rose

The Rose

  • WpView
    LECTURAS 3,209
  • WpVote
    Votos 647
  • WpPart
    Partes 18
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación jue, jul 6, 2023
Aku sudah hidup belasan tahun sebagai manusia biasa. Menjalani kegiatan sebagaimana gadis remaja pada umumnya. Namun, tidak semua orang tahu, jika sebenarnya ada beberapa kejanggalan yang bisa kulihat. Aku bukan paranormal yang bisa melihat masa depan. Aku juga bukan gadis yang memiliki indra keenam atau apa pun itu. Apalagi dukun. Bukan! Aku hanya bisa melihat sesuatu agak aneh, tetapi aku sendiri tidak bisa menjelaskannya. Orang lain juga tidak mungkin mengerti dengan yang kukatakan. Hingga suatu hari, aku bertemu dengan orang-orang yang sama denganku. Bukan orang-orang aneh, melainkan unik. Keanehan yang kulihat itu, ternyata adalah sihir dan aku ini ... penyihir. Tetapi, kenapa aku juga tidak sama dengan mereka? Jati diriku sebagai penyihir pun tidak terdeteksi. Bahkan, setelah aku datang, kesialan dan bencana terus bermunculan. Kenapa? Ada apa denganku? Jika aku bukan manusia atau penyihir, lalu siapa aku?
Todos los derechos reservados
#299
jeonghan
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Outcast Castel
  • Tired » Choi Seungcheol✔
  • Alone || Joshua Hong FF {Seventeen} [END]
  • Live With Seventeen
  • Hidden Identity || Seventeen FF
  • Message (✓)
  • Memoir [SEVENTEEN'S S.COUPS]
  • [COMPLETE] Hello You, Would You Consider To Be ...
  • Seventeen Birthday

Dahulu ketika para vampire masih menguasai kota, kami hidup dalam kegelapan yang diselimuti darah kawanan kami sendiri. Hidup dengan ketakutan dan bau darah yang menyebar di penjuru kota. Namun itu sudah ratusan tahun berlalu. Kini para manusia tinggal dengan aman. Sayangnya, kami tidak bisa begitu saja merasa aman dengan cerita khayalan yang terbentuk dari nenek moyang ini. Konon katanya, para vampire masih mengintai dari dalam hutan pada sebuah kastel yang mereka bangun sendiri untuk perlindungan diri. Kami hidup dalam bayang-bayang makhluk penghisap darah itu. Tidak semua manusia bisa hidup dalam ketakutan. Mereka berusaha menciptakan alat penghancur vampire. Namun mereka membutuhkan pengorbanan. Pengorbanan para pekerja yang siap mendatangi kastel tersebut dan menyerang para vampire. Bayarannya cukup besar dan aku tidak punya pilihan lain. Akankah aku harus menerima pekerjaan itu?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido