Aku Harap Kamu Tahu

Aku Harap Kamu Tahu

  • WpView
    Reads 89
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadComplete Mon, Nov 14, 2022
Trauma yang dihadapi Cia sangat sulit untuk disembuhkan. Dengan tertawa dapat menyembunyikan kepedihan yang dialami oleh Cia. Tak sedikit waktu untuk menenangkan diri pasca trauma kambuh. Bercerita tentang kehidupannya sangatlah ingin dirasakan oleh Cia, namun apa daya yang dapat dilakukan hanyalah menyembunyikan dengan tertawa. Tidak ada yang mengetahui apa arti di balik tawa nya, bahkan keluarga inti nya pun menganggap bahwa Cia adalah orang yang sangat ceria, selalu tertawa dan mencairkan suasana dengan bertingkah bak anak kecil.
All Rights Reserved
#64
cia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lonte Vs Gigolo (The Coli Trilogi I) (End)
  • MY HOPE IS YOU (END)
  • Still And Deep
  • Raina Maramitha
  • Kia & Kinan
  • Sudut Luka Nazea
  • Narasi patah hati
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • If we can together
  • Pov Of Love (END)

Keheningan sesaat dalam kamar hotel mewah tetsebut. Yang ada hanyalah desah nafas dua insan yang telah usai mendaki puncak dari kenikmatan dunia. Pakaian mereka masih utuh dan lengkap tapi dua bagian tubuh mereka telah menyatu. Chika perlahan berdiri dari tubuh Renra. Ia merapikan celana dalamnya. Dan melihat Renra yang masih berusaha mengatur nafasnya. "Itu sebagai pengingat buat lo Ren. Gue adalah Lonte. Sampai kapan pun, meski gue udah berhenti. Orang akan tetap menganggap gue lonte. Gue cuma nggak mau ngerusak nama baik lu, nama baik keluarga lu. Akan banyak badai yang harus kita hadapi andai lu sama gue. Dan gue nggak siap buat itu. Lo masih banyak pilihan untuk hidup lo. Dan pilihan itu bukan gue. Tapi, kalau lo ngebutuhin gue. Lo masih nyimpan nomor gue." Setelah mengambil tas dan memasukkan amplop coklat itu ke dalam tas jinjingnya. Chika pun pergi meninggalkan Renra yang masih setengah sadar. Mata sayunya hampir saja tertutup menerima kenikmatan membahana yang diberikan Chika. "Chi. . Chi. . Chi. . " Hanya itu yang keluar dari mulutnya dengan tangan yang mencoba menggapai. *** Cerita tentang anak-anak manusia yang mencoba menemukan arti cinta sejati. Didalam pekat dan kelamnya kehidupan mereka. Cinta adalah memilih. Apakah itu tentang materi, status sosial, atau sekedar rupa wajah. Biarlah hati yang menentukan. Cerita ini mengandung unsur dewasa. Tapi, percayalah itu hanya bumbu penyedap. Bagai minum kopi, tanpa suara hujan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines