TANDA TANGAN YANG MEMBEBASKAN

TANDA TANGAN YANG MEMBEBASKAN

  • WpView
    Reads 115
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 10, 2023
Pernikahan antar bangsa membawa konsekuensi tersendiri dari berbagai aspek , beberapa Kondisi, wanita Indonesia selaku istri dari lelaki Amerika dan anak anaknya digugat di Negeri Paman Sam, tentu ada konsekuensi hukum yang terjadi, pernikahan yang pernah dijalankan ketika sang suami bekerja di Indonesia. Ajang gugatan terjadi begitupun pembelaan di pengadilan USA, terancam pidana dan dideportasi. Tentu pemecahan bersinggungan dengan dua sistem hukum yang tarik menarik.Langkah yang diambil tidak terlepas dari sistem hukum yang berbeda. Seberapa besar keselamatan mereka??
All Rights Reserved
#11
fokus
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • "Beneath Her Forbidden Touch"[END]
  • karakter kecil ini mengasuh keluarga iblis?! {S2}
  • Drama di Pintu Kosan
  • Chana's Transmigrasi
  • BACKSTREET
  • Mission
  • Change The Plot (Niel)
  • REGAN's Crazy Wife

Elara Vionette tidak pernah mempertanyakan pekerjaan ibunya. Baginya, Livia Asteria hanyalah seorang pelayan yang pulang setiap malam dengan tubuh lelah dan senyum lembut. Sampai suatu hari, ibunya jatuh sakit. Dan Elara diminta menggantikannya. Rumah itu besar. Terlalu besar untuk menyimpan rahasia sekecil apa pun. Pernikahan sang nyonya dan suaminya hanyalah kontrak tanpa cinta. Lorong-lorongnya dipenuhi keheningan. Dan di balik pintu hitam dengan gagang emas itu... ada sesuatu yang tak pernah Elara bayangkan. Valeria Devianne tidak pernah tertarik pada siapa pun. Dingin. Tinggi. Elegan. Tak tersentuh. Sampai ia melihat putri pelayannya. Apa yang awalnya hanya rasa ingin tahu... berubah menjadi sesuatu yang lebih dalam. Lebih gelap. Lebih berbahaya. Karena beberapa rasa lapar tidak pernah benar-benar hilang. Mereka hanya menunggu untuk diwariskan. Dan Elara tidak tahu... bahwa malam pertama ia mengetuk pintu itu, ia sedang melangkah masuk ke dalam kelaparan yang bukan miliknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines