❝𝑲𝒆𝒂𝒅𝒊𝒍𝒂𝒏 𝒊𝒕𝒖 𝒆𝒍𝒂𝒔𝒕𝒊𝒔, 𝒅𝒂𝒑𝒂𝒕 𝒅𝒊𝒕𝒆𝒌𝒖𝒌, 𝒅𝒊𝒍𝒊𝒑𝒂𝒕 𝒅𝒂𝒏 𝒅𝒊𝒃𝒆𝒏𝒕𝒖𝒌 𝒔𝒆𝒔𝒖𝒌𝒂 𝒉𝒂𝒕𝒊.❞ Setelah kegagalannya dalam sebuah kasus di Jakarta, Cahaya terpikat untuk pindah ke Kota Baru, kota yang digadang-gadang sebagai kota masa depan nan penuh harapan, demi mendapat gaji yang lebih tinggi untuk mencukupi biaya pengobatan ibunya dan kuliah adiknya. Namun ternyata kehidupan Cahaya di Kota Baru tidak setenang yang ia bayangkan. Citra Kota Baru sebagai kota yang aman, tertib, dan maju mulai retak kala peristiwa kanibalisme berantai terjadi. Apa yang sebenarnya tersembunyi di balik topeng "sempurna" Kota Baru? ! Disclaimer ! [Thriller, Gore] : Cerita ini mengandung unsur sadis yang mungkin mengganggu sebagian pembaca. This is an original story by Sara de Caprina. ❗DILARANG MEMPLAGIAT/ MENJIPLAK KARYA INI DALAM BENTUK APAPUN❗ ❗DILARANG MENYEBARKAN CERITA INI DI PLATFORM MANAPUN KECUALI MENCANTUMKAN NAMA SARA DE CAPRINA❗
More details