Jalan Nanjak

Jalan Nanjak

  • WpView
    Membaca 5
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 1
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sen, Nov 14, 2022
Melintasi jalan yang datar kadang menyenangkan, tidak begitu terasa melelahkan. Namun, siapa yang ingin berjalan-jalan hanya melewati jalanan datar dengan pemandangan yang banyak perbedaan. Sebagai seorang yang senang dengan traveling, kita akan senang melewati jalanan berkelok, menurun, menanjak, kadang bahkan jalanan berlubang. Bagi para pecinta alam atau pendaki gunung, mereka akan mendapatkan kepuasan tiada tara saat sudah mencapai puncak gunung atau tempat indah apapun setelah melewati jalanan menanjak dan terjal. Begitupun dengan kisahku, aku senang sudah mencapai titik pemberhentian ini. Banyak jalanan berkelok, menanjak, menurun dan tersandung di jalan berlubang juga penuh rintangan yang telah kulalui. Di usiaku yang akan melewati angka 30 nanti aku ingin sudah mencapai titik pemberhentian dengan fasilitas lengkap untuk memenuhi rasa puas dalam menceritakan kisahku sampai di sini. Mungkin kisahku tak penting untuk kalian baca, bukan untuk memotifasi siapapun, bukan untuk menjadikan teladan, bukan untuk ditiru bagi adik-adik yang usianya di bawahku, mungkin hanya sekadar memoar, diary singkat yang menceritakan titik-titik pemberhentian perjalananku dari sejak memulai cerita sampai di sini. Biarlah curahanku ini menjadi kenangan semata, pun hanya untuk diriku. Sama sekali aku tak meminta kamu untuk membacanya. Acuhkan saja, ini sama sekali tak penting bagimu. Hanya sebagai pengingat diriku yang sudah sangat banyak melewatkan dan melupakan kenangan-kenangan perjalanan itu. Aku yang berusaha kesar mengingat semua ini, semoga aku lega telah mengungkapkan semuanya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Jejak Luka Di Bawah Langit Senja
  • You are in my past and my future [END]
  • My Boss Is OverHormone🔞 (VKook END)
  • SELEPAS KAU PERGI (END)
  • Menanti
  • IBU MERTUA ADALAH MAUT ( TAEKOOK VKOOK ) part 3
  • Perjalanan Cintaku...
  • Cahaya Dirimu
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • T E R B U N U H   S E P I  || Z W E I T S O N •• U N 1 TY || E N D

Aku pernah melangkah penuh percaya diri di kampus negeri, di mana mimpi-mimpi sederhana terasa seolah sudah ada di ujung tangan. Aku aktif, dikenal, dan percaya bahwa masa depan yang cerah hanyalah soal waktu. Tapi ketika ibu pergi, semuanya runtuh tanpa ampun. Sunyi menyelimuti rumah yang dulu penuh tawa, tabungan menguap seperti angin, dan Jati diri terhempas jauh melayang lalu sirna bersama rasa kecewa, Ayah terdiam dalam kebingungan, kehilangan arah yang dulu ia genggam erat. Aku yang muda, yang seharusnya berlari mengejar mimpi, terjerat oleh tanggung jawab yang terlalu berat untuk dipikul sendiri. Aku berhenti kuliah, bukan karena kehilangan semangat, tapi karena harus memilih, melanjutkan mimpi yang kian menjauh, atau bertahan untuk keluarga yang runtuh. Hari-hariku berlalu begitu saja, menampung lelah yang tak selalu terlihat, dan pertanyaan tanpa jawaban yang terus menghantui kenapa dunia ini tak selalu berpihak pada mereka yang berjuang paling keras? Aku merangkai kekuatan dari serpihan kehilangan, menenun harapan dari kegelapan yang pekat. Aku berdiri, walau rapuh, karena menyerah bukanlah bagian dari ceritaku. Perjalanan ini belum selesai, dan aku tahu, langkahku harus terus berlanjut, meski dunia kadang membelakangi dan meninggalkan.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan