Bitter Act, Sweet Feeling

Bitter Act, Sweet Feeling

  • WpView
    Reads 148
  • WpVote
    Votes 19
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 28, 2022
[Fanfiksi] Selama 17 tahun hidup, Beomgyu cuma bisa ngedenger omongan orang tentang kisah kasih mereka. Selama 17 tahun pula, dia nggak pernah pergi kencan sama siapapun. Bisa dibilang, hidup Beomgyu hanya berputar sebagai penonton kisah cinta orang lain. Tapi, ketika ada seseorang yang ngedeketin Beomgyu secara terang-terangan, rasanya dia nggak bisa percaya. Apalagi, orang itu bukan sekadar orang biasa yang numpang lewat di hidupnya. Melainkan, seorang Choi Yeonjun! Abis mimpi apa dia semalem? Namun tentunya, Beomgyu nggak mau berharap lebih. Mungkin aja, Yeonjun cuma pengen main-main, kan? Tapi... apa nyatanya bener kayak gitu? Ini kisah tentang Beomgyu yang amatir soal cinta dan Yeonjun yang dikenal sebagai buaya. - Disclaimer! -nonbaku -bxb (main), gxg, bxg -slow update
All Rights Reserved
#349
choiyeonjun
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Teman Masa Gitu [ Taegyu End ]
  • Oh! My Pretty Boy
  • My Annoying Cute Girl [✓]
  • She's (Not) My Type [END]
  • Loveage [END]
  • 비난의 끝
  • Family Panic [END]
  • irreplaceable; soobjun. ✔
  • Yours ( Beomkai / Kaigyu )
  • Teman Jadi Demen [18+] ✔

Kita hanya teman, hanya sebatas teman. Dan akan terus seperti itu. Apapun yang kita lakukan, aku akan menganggapnya sebagai hal yang wajar dilakukan oleh seorang teman. Perihal rasa, aku sendiri tidak paham seperti apa perasaanku padamu. Mungkin kamu sudah tau alasannya, karena aku bodoh jika menyangkut urusan hati. Perasaanmu padaku pun terlihat abu-abu, tidak hitam dan tidak putih. Mari kita jalani saja apa yang ada saat ini. Karena mau bagaimanapun, kamu dan aku tidak akan pernah bisa bersatu. Bukan karena kita berbeda, melainkan karena kita sama. Bukan seperti siang yang diciptakan untuk melengkapi malam. Atau adam untuk melengkapi hawa. Dua adam tidak ditakdirkan untuk saling mencintai. Jadi, jangan lupakan fakta bahwa kita adalah teman. ___________________ __ _

More details
WpActionLinkContent Guidelines