LUKA
  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 18, 2022
" kenapa sih Lo harus dateng lagi dikehidupan gue hah!! Seharusnya ketika Lo liat gue Lo gausah bantu gue Nalen. Dengan lo ga bantu gue pada saat itu mungkin kita ga akan pernah bertemu lagi kaya sekarang dan mungkin kejadiannya ga akan seperti ini " jelas wanita tersebut dengan suara yang lirih Lelaki itu hanya menunduk tapi ia tidak pernah menyesal saat kejadian pertama kali mereka bertemu lagi karena pada saat itu ia benar-benar sangat merindukan wanita yang sekarang ada dihadapannya " Maafin aku Ra..mungkin aku sudah buat kamu kecewa seandainya kejadian itu terulang kembali aku akan tetep menghampiri kamu Ra, aku ga pernah nyesel karena waktu itu nolong kamu " jawabnya dengan tatapan sungguh-sungguh " Kita gak harus gini seharusnya len Lo tau hubungan kita seperti apa Lo tau itu " #Ada apakah dengan mereka? Yuk lanjut simak ceritanya sampai tuntas:)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Gamang
  • Happiness [End]
  • Dinamika Ditengah Arus Waktu
  • I LOVE MIMA (Lurah Family)
  • Cinta Yg Tumbuh Lewat Rahasia
  • sahabat kok gini?! || NA2 (End)
  • tentang sebuah rasa
  • Should be Remember
  • Kamar Kosong 13 S2 [End] ✓
  • FALLING IN LOVE
Gamang

"Jangan suka sama gue" Hening mengambang diantara kami berdua, membuat suasana semakin terasa menyesakan. "Maksud lo?" "Jangan suka sama gue Ris" "Lo temen gue, lo bahkan yang bikin gue berhasil dapetin cewe yang gue mau dari dulu. Jangan ngehancurin itu semua Ris. Tolong" Aku tergagap di tempat, bingung harus bereaksi apa. Tapi rasa panas di pelupuk mata tak bisa aku abaikan begitu saja. Sakit rasanya mendengar kata yang selalu aku bisikan di setiap hari nya. Harus aku dengar dari dia yang menjadi penyebab nya. Aku menarik nafas panjang, dan menghembuskan nya perlahan. Mencoba menghilangkan sesak yang seolah membakar. "Iya, lo tenang aja. Gue-" kembali, aku menarik nafas dan menghembuskan nya pelan "Gue gak akan ganggu hubungan kalian. Gue sadar, tugas gue cukup sampai bikin kalian jadian. Lo temen gue, Keira sahabat gue. Gue faham Lang. Maaf kalo perasaan gue bikin lo gak tenang" Kalimat itu aku ucapkan dengan lugas. Tak ada ragu dan seolah memang itu yang aku mau. Tapi tidak, tidak dengan keadaan hati ku yang terasa sendu. Sejak awal, harusnya mereka yang menjadi pemeran utama. Ilalang dan Keira. Di pertemukan untuk bersama. Bukan dengan ku, tokoh sampingan yang seharusnya tau batasan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines