We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
CAHYA ARUNIKA

CAHYA ARUNIKA

  • WpView
    Reads 17
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 4, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
WARNING! Cerita ini hasil murni dari pikiran author sendiri, so jangan bawa-bawa lapak lain, mohon pengertianya yaww. Maaf apabila ada kesamaan baik nama tokoh, latar, alur dsb saya mohon maaf ... dan mungkin itu adalah sebuah kebetulan semata. Plagiat? Minggir! • • • • "Fa, bisa temenin aku nggak di rumah? Di sini hujan Aya takut petir," "Sorry, gue nggak bisa," "Loh kenapa?" "Gue harus temenin Senja belajar," --- "Aku salah apa, Senja? Sampai kamu juga rebut dia dari aku?!" "Karena hidup lo ... udah ditakdirkan untuk selalu ngalah sama gue," Plakk "Lo apa apaan sih, Aya?!" "You win, Altheera Senja," --- "Kak ...." "Jangan panggil gue Kak, sialan!" BRAAK! "It's oke, semangat! Aya pasti bisa dapetin perhatian Kak Bintang," --- "Tuhan, aku cape ...." lirihnya sebelum melangkah, menatap nanar bawah sana, tekadnya sudah bulat, walaupun ini adalah jalan yang menyesatkan Perlahan namun pasti, ia menutup mata dengan damai, kaki kanannya dilangkahkan menapak di udara, kemudian memajukan tubuhnya hingga .... BRAAAK! "Selamat tinggal dunia ...." "Aya! Woy lo dah gi--," Bintang membekap mulut tak percaya, dia ... peri kecil yang telah mencoba mengakhiri hidupnya Enjoy the story guys, mohon kritik yang membangun, janlup vomment Salam manis: RaanLight💫
All Rights Reserved
#11
sunrise
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BarraKilla
  • Lentera Senja
  • Crazy Couple [End] ✔
  • Painful By Accident (Completed)
  • Strong Girl Michella (END)
  • Cold Prince
  • RadenRatih
  • ALSTARAN [END]
  • Endless Summer [TAHAP REVISI]

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

More details
WpActionLinkContent Guidelines