ABRYALADENA

ABRYALADENA

  • WpView
    Reads 43
  • WpVote
    Stimmen 4
  • WpPart
    Teile 4
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Di., Juni 11, 2024
WpInfo
Belletristik
Romantik
Jika kamu mencari ku, aku tidak akan ada. Bawa dulu aku kehatimu, jauh ke dalam hidupmu. Aku akan abadi, menetap dan selalu untukmu. Abryal Nevan, Lelaki yang tiba tiba hadir membawa warna warni dikehidupan Denaya Floretta. Untuk alasan mana dia muncul? Denaya dengan sapaan Naya berpikir, bahwa semua yang terjadi dalam hidupnya adalah perjalanan, baik buruknya, bahagia marahnya, ia nikmati sampai dititik isi kepala penuh oleh pertanyaan riuh, kacau, menggelisahkan. Abryal, kalau kamu adalah jawaban dari segala pertanyaan mungkinkah kamu terus ada disampingku?
Alle Rechte vorbehalten
#47
dena
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • AIRen
  • Roommate With Benefits
  • KOSTAN JANUARTA
  • You're [not] Mine
  • AHDH (Arti Hadirmu Dalam Hidupku)
  • Pemilik Hati Ketos Dingin (Tamat)
  • LOVE BEFORE MARRIED
  • RANADA ☑️
  • ℝ𝔼𝕍𝔸𝕃ℤ𝔼ℕ 𝔸𝔼ℝ𝕃𝔸ℕ𝔾𝔾𝔸 //𝑅𝑒𝑣𝑖𝑠𝑖\\
  • The Beauty Inside(Complete)
AIRen

Alya, siswi SMA yang terkenal cuek dan nggak pernah peduli soal cinta, tiba-tiba dihampiri sosok cowok kuliahan yang punya semua hal yang bikin hati perempuan gampang luluh: sabar, konsisten, dan... terlalu baik. Naren, cowok 21 tahun yang baru lulus semester empat, jatuh hati sejak pertama lihat Alya. Tapi jalan buat masuk ke hati Alya bukan jalan tol. Dia harus jalan kaki, sambil ujan-ujanan, kadang ditendang, kadang juga ditatap kosong. Tapi dia tetap tinggal, tetap bilang: "Gak apa-apa, asal aku boleh ada di sini." Bukan kisah cinta yang mudah. Ini tentang ngejar seseorang yang bahkan gak yakin bisa dibuka hatinya. Tapi Naren percaya, rasa yang tulus gak akan sia-sia. ••• "Aku suka kamu, Alya... lagi." Naren berdiri di bawah hujan, rambutnya basah, suaranya sedikit bergetar. Alya mengalihkan pandangan. "Udah berapa kali sih kamu ngomong gitu?" "Lima." "Trus kenapa masih bilang?" "Karena aku gak bisa berhenti... kamu bisa tolak aku sekeras yang kamu mau, tapi aku gak bisa pura-pura gak peduli." Alya mendesah, tapi matanya berkaca. Naren melangkah sedikit lebih dekat. "Tolong... sekali aja, kasih aku alasan buat bertahan. Atau... kasih aku alasan buat berhenti."

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien