Berbisik Dalam Hati (Cerpen)

Berbisik Dalam Hati (Cerpen)

  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 16, 2022
Sebelum mama Qori meninggal, Qori adalah seorang anak yang begitu di sayangi oleh mama nya. Rasa kehilangan itu masih menyatu di benak Qori. Sang ayah menikah kembali, berharap kehidupan nya dulu bersama mama nya akan kembali terabadikan dengan sosok ibu tiri nya itu. Namun, kenyataannya dengan hadir nya sosok seorang perempuan baru di kehidupan Qori tidak bisa menggantikan sosok mama nya. Perkiraan Ayah bahwa ibu tirinya itu baik, ternyata tidak. Semenjak Ayah menikah lagi, posisi Qori semakin jarang di perhatikan. Qori merasa kesal. Ia selalu berbisik dalam hati atau bahkan mengucapkannya secara langsung depan cermin nya bahwa ia ingin jatuh sakit di kala mental nya sedang terganggu. Dengan tujuan agar sang Ayah kembali memperhatikannya dan menyayangi nya. Apa yang akan terjadi pada Qori sebab ucapan nya itu? Akankah Ayah tahu bahwa ibu tiri nya itu bukan sosok ibu baru yang baik untuk Qori? Yap!! Selamat Membaca.
All Rights Reserved
#868
rapuh
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hug Me (Mom Dad)
  • JINDERELLA
  • I[Not]Hate You~Taerin
  • Rintangan Harsa { SELESAI }
  • Unperfect [END]
  • Help Me! (18+ / Ended)
  • Kara: I Left God at The Door
  • Ikhtiar Menjemput Cinta [REVISI + END]
  • Saat lalu menyapa untuk kembali
  • Cute Bunny Club (2022) {✓}

"kenapa papa selalu marahin Sherin? Salah Sherin apa? Kalo Sherin hidup hanya untuk dimaki dan dihina terus sama mama dan papa, untuk apa Sherin dilahirin? Sherin gak pernah minta dilahirin ke dunia ini pa!!" Tegas Sherin dengan berlimang air mata "Salah kamu itu karena udah lahir tanpa keinginan kami, kamu itu gak seharusnya keluar dari rahim perempuan itu!!" Ujar bagas "Terus kenapa gak bunuh Sherin aja waktu mama mengandung Sherin? Kalo gini Sherin ga kuat hidup pa! Sherin gak tau rasa kasih sayang dari orang tua Sherin, rasanya sakit banget di maki terus dan ga dianggap sama mama dan papa!!" Sherin memukul dadanya, melampiaskan kekecewaannya Nenek berusaha menahan emosi Sherin yang kini kian meluap, semua unek-unek sudah Sherin sampaikan. Kini hanya menunggu keputusan papanya, ia harus memutuskan untuk tetap bersama Sherin atau mengusir Sherin dari rumah itu. "Kalo kamu mau mati,, silahkan. Lebih baik jika kamu tidak menampakan diri kamu didepan keluarga saya!!" Tekan Bagas dengan sangat tega Kata itu benar-benar melukai hati Sherin "BAGAS!!" Tegas eyang

More details
WpActionLinkContent Guidelines