Luka Sang Senja

Luka Sang Senja

  • WpView
    Reads 433
  • WpVote
    Votes 128
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 5, 2024
Old title : SORROW'S WOUND New title : Luka Sang Senja ### Jika seseorang bertanya, apa keinginan terbesarmu yang benar-benar ingin terjadi saat ini? maka Lintang akan menjawab 'Kematian Papa'. Sejak kecil, Lintang terbiasa hidup berdampingan dengan luka, dengan derita, dan dengan air mata. Seolah semesta tak berpihak padanya, semua masalah yang datang, ia hadapi dengan tangisan dan tanpa perlawanan. "Hidup lo terlalu rumit. Gak usah dipaksain, kalo lo capek, lo boleh istirahat." "Nan, menurut gue hidup itu kayak game. Kita cuma perlu bertahan hidup dari serangan musuh, yang kapan aja bisa nyerang. Dan didalam game itu, gue sebagai tank, yang bakal siap sedia buat ngelindungin lo sama Mama. Jadi jangan nyuruh gue buat istirahat, 'karna misi gue belum selesai." ### Cover by Canva
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Paradise
  • SENJA (Revisi 2023)
  • AKARA (Ending)
  • ARKALYA (END)
  • Sejenak Luka
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • Aku dan Luka [Sudah Terbit]
  • Diary Depresiku (END)
  • Shena Aquella {SELESAI}.
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines