We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
FARAZKA
  • WpView
    Reads 45
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 18, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
"Pliss jangan laporin gue ke BK" mohon Fara, dengan wajah sememelas mungkin. Sedangkan Azka hanya diam menatap Fara yang sedang memohon di hadapannya. Tiba-tiba muncul ide bagus untuk membuat Fara selalu tunduk di hadapannya, dan menuruti perintahnya tanpa penolakan. "Lo gak mau kan, gue laporin ke BK?" Tawar Azka. mengangkat sebelah alisnya, menunggu jawaban Fara. "Iya. Pliss kak tadi gue khilaf" "Tapi ada syaratnya" Dengan perasaan was-was, Fara menatap Azka yang sedang tersenyum jahat. Sekilas, Fara memikirkan syarat apa yang akan dia dapatkan. Apakah akan sama seperti di film-film, yang meminta untuk dipuaskan dengan tubuhnya? Bagaimana jika benar seperti itu? Maka hancurlah masa depannya. Rasanya dia ingin menangis dan mengadu kepada kakaknya, agar manusia iblis di hadapannya ini dilenyapkan saat ini juga. Dengan tekad yang kuat Fara menatap Azka dengan lantang dan berkata. "Apa syaratnya?" Azka yang mendengar itu kemudian bersmirk, membuat Fara bergidik ngeri. "Lo harus jadi pacar gue, tanpa ada penolakan."
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Bad Girl VS Bad Boy {END}
  • AKSENIO
  • Abidzar
  • Arsyilazka
  • AFIKA [ END✔ ]
  • Black Code (Lima)
  • ADYRA
  • DARK COUPLE [ROMBAK ALUR]
  • ASKARA [END]
  • LOLIPOP [END]

Dua insan yang tidak pernah akur, selalu terjadi percekcokan antara mereka berdua. Hingga tidak sadar mereka menjadi dekat, dan Alam menguak sesuatu dari Ghea yang baru dia ketahui. Gadis itu...gadis keras kepala, nakal, tapi suatu waktu dia bisa melihat sisi lain gadis itu yang lemah. Satu fakta yang baru dia ketahui, dia bahkan mengenalnya sudah lama... "Cepet buka mulut lo! " pinta Alam. "Gak," "Cepet, lo keras kepala ya?!" ujar Alam dengan menekankan ucapannya. "Iya-iya," Alam menyuapinya bubur itu ke mulut Ghea tanpa perasaan, hingga membuat Ghea tidak bisa bernafas karena tersedak. Uhukk...uhukk... Dengan cepat Alam mengambil botol minumnya dari tas karena muka Ghea sudah merah, lalu diberikan ke Ghea dan tanpa berfikir ia langsung minum. "Minum-minum," 1 menit kemudian... "Lo gila ya? Lo mau bunuh gue? Gak gini caranya!" ketus Ghea sesekali batuk. "Hehehe...sorry, kalo bunuh lo gue belum ada niatan," balas Alam santai. Happy Reading

More details
WpActionLinkContent Guidelines