Aku butuh kamu, Kamu juga butuh Aku. So, itu hanya ungkapan bahwa kita sama sama membutuhkan orang lain. Menghargai dan membenarkan adanya kita disuatu lingkungan.
Aku yakin bahwa aku dan kamu tidak ingin disanjung dan didewakan dengan kata-kata pengakuan seperti :
"Wah kamu pinter ya, aku gak bisa loh kayak kamu"
"Wah kamu jago ya, gak ada yang bisa ngalahin"
"Wah kamu itu cantik banget"
dan blah blah blah, it's not me and it doesn't matter.
Namun meski kita butuh orang lain, kita juga membenci orang. Because gak sesuai sama ekspektasi kamu.
So, i hope dengan aku menulis ini, kita bisa saling mengungkapkan satu sama lain bahwa kita tidak sendirian.
Seberapa besar harapmu dalam ambisi yang begitu menggebu. Menempuh perjalanan bahagia dan luka, terbuai janji dan termakan waktu.
Harap ku, semoga dirimu tidak pernah membenci siapapun dan tidak pernah menyalahkan keadaan dan begitupun tidak pernah membenci dirimu sendiri dan semoga selalu dalam kasih sayang Tuhan.
Tulisan ini saya dedikasikan untuk diri saya sendiri. Belajar mengenal lebih dekat dengan diri sendiri, mencintai tanpa batas, saling menghargai dan mendengarkan tanpa harus menuntut segala situasi dan kondisi yang ada saat ini.
Terimakasih Tuhan dan terimakasih untuk diri saya sendiri, semoga semesta berpihak.