We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
ANGKARA
  • WpView
    Reads 218
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 21, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Menurutmu, adakah orang yang benar-benar mencintai langit dan seisinya di dunia ini? Itu adalah pertanyaan dari salah satu murid yang sedang duduk di bangku belajarnya "Aku terus ingin menanyakan hal ini kepada diriku sendiri, apakah aku sangat mencintainya, kenapa aku sangat terobsesi padanya, hal yang selalu berhasil memanjakan penglihatanku" Gumamnya kembali. ANGKARA SADEWA, Manusia Langit yang gemar menulis dan menggambar, Manusia yang setiap malam keluar untuk mencari sinar bintang dan bulan, Manusia yang cemburu akan langit malam yang bisa memeluk bintang, Manusia yang gemar menari dengan rautan pensil gambar, bermain tinta dengan pena. Caranya mencintai langit begitu dalam sehingga dirinya tidak bisa merasakan perasaaan kepada lawan jenisnya. Bagaimana kalo dirinya tidak pernah bisa membedakan rasa suka akan langit dan rasa suka akan orang yang benar-benar dicintainya. Ini cerita tentang ANGKARA SADEWA.
All Rights Reserved
#219
prestasi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langit dan Lukanya
  • LANGIT YANG TAK PERNAH PULANG
  • Gadis Hujan [TAMAT]
  • Esperanza ✓
  • SELANG (Senja dan Langit) [TAMAT]
  • 𝐀ï𝐀: 𝐀𝐝𝐚, 𝐈𝐧𝐢 𝐀𝐤𝐮
  • Mentarinya Sang Rembulan (Tamat)
  • LANGIT TERBELAH CAHAYA PURNAMA
  • BULAN [END]
  • LANGIT

Sebelum baca cerita nya, jangan lupa buat follow akun me ya. " za, diantara langit , apa yang paling kamu sukai ? " Arasya melepaskan pelukannya, menatap lekat mata lelaki itu dengan mata indahnya. " Senja, " Jawab Nya tersenyum manis. "Kenapa?" Ia kembali bertanya. " Karena senja tidak pernah mengeluh ketika keindahan nya diganti oleh langit malam, ia akan tetap kembali dihari esoknya dengan membawa kembali sejuta bahagia baru, " jawab nya dengan senyuman yang tak lepas dari bibir nya . " Mengapa tidak pelangi saja ? Ia memberikan warna tersendiri di langit , lukisan nya mampu membuat kita tersenyum, " ujar Arasya menyela . "Pelangi memang indah , warna nya melukiskan sesuatu yang berarti di langit , namun ketika waktunya usai, pelangi akan menghilang kembali, pelangi dan warna nya akan pergi tanpa pernah tau kapan ia akan kembali, " jawaban nya dapat membuat gadis itu diam menatap nya dan bergelut dengan pikirannya sendiri, entah apa yang dipikirkannya setelah mendengar penuturan lelaki itu, hanya dia dan tuhan yang tau. " Kalau kamu ? Apa yang kamu suka ? " Giliran dirinya yang bertanya pada gadis itu . " Langit. " ucapnya dengan mata berbinar. Lelaki itu mengernyitkan dahi nya , seolah memberi isyarat akan pertanyaan "Alasannya?" Dengan senyuman yang mengembang di bibir manisnya , Arasya menjawab dengan antusias . " Karena langit menyimpan begitu banyak arti , langit dengan sejuta kesabarannya menanti pagi menjadi malam dan malam menjadi pagi , ia membiarkan matahari dan bulan saling terjaga dimalam hari ataupun siang hari , bahkan senja dan pelangi tak kan hadir tanpa adanya langit ," gadis itu menjawab dengan tersenyum menatap ke arah langit , lalu kembali menatap lelaki itu , Zaki sedari tadi hanya memperhatikan wajah cantik arasya yang sedang bercerita, wajahnya yang teduh membuat nya nyaman terus menerus menatap nya .

More details
WpActionLinkContent Guidelines